Aqidah Kokoh Modal Kehidupan

by: Marina Noorbayanti, S.Si

  1. Aqidah bagi seorang muslim itu seperti pondasi pada sebuah bangunan. Jika pondasinya kuat, maka bangunannya kuat, tahan terhadap goncangan, tidak mudah roboh. Begitu juga dengan manusia. Jika aqidah seseorang itu kokoh, maka dia juga akan kuat dalam menjalani kehidupannya, tidak akan mudah putus asa, paham untuk apa dia hidup. Sebaliknya jika aqidahnya lemah, maka seseorang akan menjalani kehidupannya tanpa arah, tidak paham untuk apa dia hidup, untuk apa dia bekerja. Pentingnya punya aqidah yang kokoh adalah karena itu sebagai modal. Modal dalam menjalani hidup. Paham untuk apa dia hidup dan hidup seperti apa yang harus dijalani.
  2. Ada tiga pertanyaan mendasar yang penting tentang diri manusia:
    a) dari mana manusia berasal?
    b) untuk apa manusia hidup?
    c) apa yang terjadi pada manusia setelah kematian?
    kenapa disebut tiga pertanyaan penting? Karena jawaban dari ketiga pertanyaan ini akan berpengaruh pada pondasi keimanan seseorang. Ketiga pertanyaan ini juga merupakan pertanyaan pertanyaan yang pasti pernah muncul di benak manusia yang berakal. Maka tidak heran ketika ada banyak penelitian tentang asal usul alam semesta, mulai dari teori biogenesis, abiogenesis, spontaneous, penciptaan, dll. Ini merupakan fitrah dimana manusia mencari tau tentang dirinya. Manusia juga kemudian menjelajah ruang angkasa untuk mencari jawaban tentang sosok yang menciptakan mereka dan asal muasal kehidupan, hingga mencoba memprediksi kapan akhir dari dunia ini. Namun sebagian manusia juga bertanya tanya, untuk apa sih pertanyaan ini ditanyakan, bukankah anak kecil juga bisa jawab? Namun perbedaan jawaban anak kecil dan orang dewasa adalah kemampuan berpikir tentang hakikat dari jawaban tersebut.
  3. Jawaban dari tiga pertanyaan di atas harus didapat dari sumber yang benar. Sumber tersebut tidak bisa berdasarkan pada pemikiran spekulatif, yang bisa benar bisa salah. Sumber yang benar tersebut adalah Al Quran, karena Al Quran adalah kalamullah. Allah adalah pencipta alam semesta ini, maka Allah juga yang memberikan tuntunan dan panduannya. Salah satu alasan yang dapat memperkuat keyakinan terhadap Al Quran adalah bahwa Al Quran benar diturunkan oleh Allah dan bukan karangan manusia. Hal ini didukung oleh pendapat banyak ahli bahasa dan sastra pada masa itu, salah satunya yang bernama Al Walid bin Al Mughiroh yang berkata bahwa bahasa Al Quran amatlah tinggi dan tidak bisa dikalahkan.
  4. Adapun jawaban yang sohih mengenai pertanyaan pertama, dari manakah manusia berasal dan dari manakah kehidupan ini berasal, akan dijabarkan kemudian. Sebagaimana dalam QS. Al Ikhlash:1-4 dapat diambil simpul bahwa semua ini berasal dari Allah. Ayat ini membantah pernyataan pernyataan yang menganggap ada Tuhan selain Allah, Tuhan itu berbilang, maupun Tuhan hanya menciptakan tapi yang mengatur kehidupan adalah manusia.
  5. Selanjutnya adalah jawaban dari pertanyaan, untuk apa manusia hidup. Dalam QS. Adz Dzariyat:56 dijelaskan bahwa tujuan jin dan manusia diciptakan adalah untuk beribadah. Karena jin dan manusia hidup untuk beribadah, maka seluruh aktifitas, baik berupa pemikiran, perasaan, maupun tingkah laku disandarkan untuk beribadah kepada Allah. Maka seharusnya tidak ada dalam hidup seorang muslim pekerjaan yang sia sia. Hal ini didukung oleh pernyataan dalam QS. Al Mukminun: 115 yaitu manusia diciptakan bukan untuk main main. Hidup di dunia ini hanya sebentar. Hidup di dunia ini layaknya musafir. Dalam QS. Al Qiyamah:36 disebutkan bahwa kelak manusia diminta pertanggungjawabannya semasa hidup di dunia.
  6. Selanjutnya adalah jawaban dari pertanyaan, apa yang terjadi setelah kematian. Tidak ada yang abadi di dunia. Kematian bukan merupakan akhir kehidupan, melainkan awal dari kehidupan sesungguhnya. Dalam QS. Al Mukminun:15-16 disebutkan bahwa manusia pasti akan melalui kematian dan pada hari kiamat kelak semua manusia akan dibangkitkan dari kubur atau kematian. Ini menjelaskan bahwa kelak manusia akan kembali dihidupkan. Untuk apa dihidupkan kembali? Tidak lain untuk dimintai pertanggungjawaban mengenai perbuatannya selama hidup di dunia. Tidak ada satu pun yang luput, mulai dari pikiran, perasaan, perbuatan akan dimintai pertanggungjawabannya.
  7. Dalam QS. Al Zalzalah dan QS. Al Qoriah telah dijelaskan mengenai keadaan hari kiamat, keadaan bumi ketika itu, bahwa Allah akan menghisab atau membalas semua kebaikan dan keburukan sekecil apapun itu, dan semua akan bersaksi mengenai perbuatan manusia di dunia. Setiap jin dan manusia juga akan diberikan buku catatan amal, yang dapat diberikan melalui tangan kanannya, tangan kirinya, maupun dari belakangnya tergantung amal masing masing. Selanjutnya setelah hisab, manusia akan melalui jembatan shirath, yang kondisinya di atas neraka, lebih gelap dari gelapnya malam, dan ketebalannya lebih tipis dari pada sehelai rambut. Saat mati lampu di rumah, biasanya manusia berjalan dengan pelan dan hati hati agar tidak terbentur atau terjatuh, padahal itu di atas lantai yang tebal, dan tidak ada lubang yang dapat membuatnya terjatuh. Bagaimana dengan di atas shirath? Maka yang dapat membantu manusia saat itu hanyalah amal baiknya selama di dunia.
  8. Setelah bangkit dari kematian, hanya ada dua tempat yang Allah sediakan, yakni surga dan neraka. Dalam hadist qudsy riwayat Bukhori dan Muslim dijelaskan bahwa Allah menyediakan surga bagi hamba hambaNya yang soleh, yang kenikmatannya tidak pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dan tidak pernah terpikirkan oleh manusia. Tidak seorangpun mengetahui bagaimana nikmatnya balasan bagi orang orang yang soleh ini. Orang orang ini senantiasa menyandarkan seluruh aktivitasnya kepada Allah, suka, duka, baik, buruk, dan bencinya hanya untuk Allah, seluruh hidupnya mengikuti panduan Al Quran dan Sunnah. Meskipun kehidupan dunianya mungkin tidak lebih nikmat dari pada orang lain karena mengikuti panduan itu. Rasulullah juga pernah mengatakan bahwa kehidupan dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir. Maka jangan jadikan dunia ini seperti surga dan jangan sedih jika kehidupanmu jauh dari kata surga. Itu semua adalah untuk orang yang beriman dan beramal soleh. Tidak cukup hanya beriman. Konsekuensi iman adalah mengamalkan apa yang Allah perintahkan.
  9. Dalam QS. Muhammad:15 dijelaskan dan digambarkan bagaimana kondisi makanan dan minuman di surga dan neraka. Di surga terdapat sungai sungai dari susu, khamr, dan madu yang tidak akan berubah rasanya lagi sangat lezat. Namun di neraka Allah berikan air mendidih dan sangat panas, dicambuk dengan cambuk besi hingga hancur, kemudian dikembalikan seperti semula. Dalam QS. Ibrahim:17 disebutkan juga bahwa minuman penghuni neraka ialah berupa nanah.
  10. Kesimpulan yang dapat diambil adalah ada pencipta yang menciptakan alam semesta ini, dan penciptanya adalah Allah. Allah tidak hanya pencipta kehidupan, namun juga memberikan panduan dalam menjalankan kehidupan tersebut. Ketika telah habis masanya dan kemudian mati, masih ada kehidupan setelah kematian, ada tempat kembali yang abadi, dan kehidupan tersebut bergantung pada amal apa yang dilakukan selama hidup di dunia. Cara pandang tersebut, yang menyeluruh terhadap kehidupan ini adalah aqidah islam. Keyakinan ini harus tertanam dengan keyakinan sebenar benarnya dan tidak ada keraguan sama sekali. Seorang mukmin harus menggunakan aqidah sebagai landasan berpikir, dimana aqidah tersebut melahirkan aturan aturan kehidupan, baik yang mencakup hubungan manusia dengan Allah, maupun manusia dengan manusia lain.
  11. Ada tiga kondisi manusia nanti di akhirat, yaitu:
    a) bahagia karena mendapatkan surganya Allah
    b) menyesal karena tidak banyak beramal dan menyia nyiakan kesempatan selama di dunia, atau dia beribadah tapi ternyata tidak ikhlas atau tidak sesuai dengan ajaran Rasul sehingga menjadi tidak berarti di akhirat
    c) menyesal dan bahkan berkata bahwa lebih baik menjadi tanah dan dikembalikan ke dunia
  12. Gaya hidup islam vs gaya hidup sekuler. Seseorang yang mempunyai gaya hidup sekuler, akan menganggap aqidah hanya mengatur ibadah mahdhah atau hubungan antara dirinya dengan Allah. Ketika dirinya hidup bermasyarakat dan dalam memenuhi kebutuhan hidup, tidak lagi memakai aturan Allah. Dan lama kelamaan karena lupa mengenai aspek aspek ibadah yang sesungguhnya, dia juga lupa mengenai hak hak Allah dan hidup untuk memenuhi kebutuhan dirinya saja. Namun jika memakai gaya hidup islam, seseorang akan berorientasi pada kehidupan akhirat dan dunia. Dia memperhatikan segala aspek kehidupannya apakah sesuai syariat atau tidak. Sehingga tidak hanya memperhatikan diri sendiri saja, dia hidup untuk kepentingan agama dan umat. Dia sadar bahwa dia bagian dari negara, dia bagian dari masyarakat, dia bagian dari umat islam, maka dia punya tanggung jawab untuk menjadikan negri ini tunduk dan patuh kepada pencipta alam semesta. Itu adalah kebahagiaan hakiki yang ingin dia wujudkan.
  13. Manusia harus senantiasa menjalani kehidupan atas dasar ibadah kepada Allah. Lantas bagaimana seharusnya seseorang beramal? Rasulullah bersabda, bahwa sesungguhnya orang yang cerdas adalah orang yang bisa menundukkan hawa nafsunya dan bisa beramal untuk bekal hidupnya setelah kematian. Sebaliknya orang yang lemah adalah orang yang memperturutkan hawa nafsunya dan hanya banyak berangan angan. Ada sebuah pertanyaan dari seorang murid kepada Imam Ahmad bin Hanbal, jika hidup penuh dengan beribadah kepada Allah, lantas kapan seseorang beristirahat? Jawaban beliau adalah istirahatnya seorang hamba adalah pada saat menginjakkan kakinya di dalam surganya Allah. Jadi hidup di dunia adalah memang untuk berlelah lelah menggapai ridho Allah.

Pulang-Pergi

  • Judul: Pulang-Pergi
  • Penulis: Tere Liye
  • Penerbit: PT Sabak Grip Nusantara
  • Genre: Novel Remaja 15+
  • Tahun terbit: 2020
  • Jumlah halaman: 414
  • Tokoh utama: Bujang, Thomas, Salonga, Junior, Maria

Beberapa kutipan berikut yang sangat aku sukai, yang mungkin akan memberikan sedikit gambaran mengenai cerita dan tokohnya:

“Kau memang suka membaca, Thomas?”
“Aku seorang konsultan, kawan. Yeah, aku harus mengupdate kepalaku dengan banyak informasi baru tentang dunia keuangan terkini.”
“Apa hubungan keuangan dengan buku tips menanam tomat?”
“Tidak ada. Tapi itu mungkin berguna suatu saat nanti. Misalnya, jika klienku adalah pemilik perkebunan tomat terbesar di dunia. Dia akan terkesan dengan pengetahuanku tentang tomat.”

“Kenapa kau kembali, Thomas?”
“Kau keliru, kawan. Aku tidak pernah pergi. Maka bagaimana aku akan kembali? Hidupku tidak serumit hidupmu, Bujang. Hidupku sederhana. Meskipun aku bukan anggota shadow economy. Ini juga adalah perangku. Bagiku, Nata dan anak buahnya adalah bedebah. Itu cukup untuk menentukan prinsipku. Kau tau defenisi bedebah? Bedebah adalah penjahat. Sejak kecil, saat aku masih mengantarkan susu ke rumah tetangga, bedebah selalu muncul dalam hidupku. Mereka membuat orangtuaku mati terbakar menjadi abu. Maka aku memutuskan melawan mereka. Jadi ini adalah perangku. Ini adalah hidupku.”

“Terima kasih tidak pernah pergi dari rombongan ini, Thomas.”

“Kenapa kau memilihku Maria?”
“Karena kau berbeda dengan penguasa shadow economy lainnya.”
“Tapi aku bukan lagi Tauke Besar Keluarga Tong.”
“Itu membuatnya lebih baik. Sejak kecil aku hidup dalam dunia itu, Bujang. Sejak kecil aku disiapkan untuk menjadi pemimpin organisasi Bratva. Lantas kau datang, dengan pemahaman yang berbeda. Bahkan dengan ringan kau melepaskan posisi pimpinan Keluarga Tong. Tapi itu bukan satu satunya alasan. Aku memilihmu karena kau mudah sekali diomeli. Saat aku berteriak marah, wajahmu langsung pucat. Saat aku berseru galak, kau seketika salah tingkah. Senang saja melihatnya. Saat kau mengalahkanku waktu duel, wajahmu terlihat merasa amat bersalah telah mengolokku. Bergegas minta maaf. Aku suka pemuda seperti itu. Pemuda yang takut pada wanita.”

“Tidak usah dijelaskan. Aku tidak akan bertanya. Aku juga tidak akan bertanya meski kalian membawa senapan. Itu bukan urusanku. Aku akan dengan senang hati menjual mobil ini. Toh, sepertinya kalian akan membelinya dengan harga yang mahal. Aku bisa menggantinya dengan yang lebih besar dan baru. Tapi badai semakin lebat. Jika kalian mau mendengar saranku, kalian sebaiknya menginap disini semalam. Besok pagi pagi kalian bisa melanjutkan perjalanan. Kemanapun kalian pergi, terserah.”

“Aku tahu kau masih marah atas keputusanku mengenai Yurii. Ketahuilah, Thomas, hari ini kau tidak setuju keputusanku , maka besok lusa hanya soal waktu, sebaliknya, akan ada momen aku tidak setuju dengan keputusanmu. Marah sekali, nyaris hendak meninjumu atau menembakmu. Seperti yang kau rasakan saat melihatku. Tapi aku berjanji, Thomas. Aku bersumpah, jika itu terjadi, aku akan menghormati keputusanmu. Itulah yang disebut teman sejati, Thomas. Kita saling menghormati keputusan teman. Kau tidak suka keputusanku, tapi kau menghormatinya. Besok lusa, jika aku tidak setuju keputusanmu, aku akan menghormatinya dengan segenap darahku.”

“Kau tahu kenapa banyak penguasa shadow economy tumbang setelah sekian lama berkuasa? Otets gagal, dia dikhianati anak buahnya sendiri. Tauke Besar gagal, dia dikhianati oleh Basyir. Karena mereka tidak menghormati keputusan orang lain. Jika Otets mendengarkan dan menghormati keputusan Dimitri, yang menolak meledakkan reaktor nuklir, nasibnya mungkin tidak seperti ini. Dia tetap bisa membangun organisasi Bratva, dia tetap bisa membuat retakan di tiang-tiang negara, tapi dia tidak perlu mengusir jutaan keluarga. Otets tidak menghormati keputusan Dimitri yang berpendapat lain. Tapi aku tidak akan melakukan itu, Thomas. Kita memang baru berkenalan 48 jam terakhir. Tapi kau adalah temanku saat ini, keluargaku. Jalan hidup kita seperti ditakdirkan bertemu. Maka aku akan selalu menghormatimu. Aku membiarkan Yurii hidup karena dia bermanfaat untuk esok lusa, jangka panjang. Itu bukan karena aku egois dan sok berkuasa.”

“Kau hendak menyuruh Bujang meminum anggur itu? Percuma. Dia tidak akan meminumnya walau setetes. Mamaknya telah membuatnya bersumpah. Dan dia memilih mati dari pada melanggar janji itu.”
“Kau tahu, informasi yang kau sampaikan tadi adalah tindakan bodoh. Aku tahu kau sangat pintar. Tapi kau abai satu fakta kecil, Bujang tidak perlu meminum anggur itu. Jika dia memang mewarisi sel saraf super sepertimu, dia cukup menghirup udara yang tercemar bau anggur, maka dampaknya akan sama. Kau sial, kali ini kawan. Bujang tidak pernah meminum minuman keras. Maka kau bayangkan saja efeknya saat kekuatan milik kakeknya itu pertama kali aktif.”

Kehilangan

Aku tahu rasanya kehilangan. Kehilangan seorang manusia yang begitu dekat. Aku pernah. Rasanya bahkan bukan kehilangan satu orang. Karena kehilangan belahan jiwanya, Ia juga berubah. Aku tak lagi mengenalinya. Mungkin karena saat itu Ia kehilangan seorang yang berharga di puncak hidupnya. Saat seharusnya kehidupan berjalan bahagia layaknya manusia normal, baru menyelesaikan pendidikan tinggi tingkat dua, baru diterima menjadi pegawai negeri sipil, baru saja memiliki bayi, baru akan memulai hidup baru di kota yang baru. Namun takdir berkata lain. Takdir memang bisa terlihat sangat kejam. Seharusnya perubahan yang terjadi sangat normal. Namun apalah yang bisa dimengerti anak usia enam tahun saat itu. Yang dia mengerti hanya, dunianya tiba tiba berubah. Ya, kehilangan seseorang bisa menjadi semengerikan itu, bahkan mungkin lebih kejam lagi bagi sebagian orang. Tapi, itu adalah masa lalu. Kejam dan bahagia saat itu adalah masa lalu. Dan seperti apapun masa lalu, ia bagian dari hidupmu. Kelak ketika takdir kembali kejam kepadamu, hadapi saja. Tak ada yang abadi di dunia. Kelak akan tiba masanya ketika sedihmu, lukamu, sakitmu akan pergi dan menjadi masa lalu. Sungguh. Berpeganglah hanya pada Dia yang abadi.

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

(QS. Al Baqarah: 216)

Drama Signal

  • Drama: Signal
  • Revised romanization: Sigeuneol
  • Hangul: 시그널
  • Director: Kim Won-Suk
  • Writer: Kim Eun-Hee
  • Network: tvN
  • Episodes: 16
  • Genre: Fantasy, Crime, Thriller
  • Release Date: January 22 – March 12, 2016
  • Runtime: Fri & Sat 20:30
  • Language: Korean
  • Country: South Korea
  • Main Actor: Lee Je-Hoon, Kim Hye-Soo, Cho Jin-Woong

Tidak ada yang tau kapan jalan ini berakhir. Aku dapat bertemu dengan sahabat yang belum pernah aku temui, namun bisa jadi kami akan berhadapan dengan ancaman besar tak terduga. Hanya satu yang pasti. Segalanya akan berhasil selama aku berusaha. Jika tidak menyerah, kita bahkan bisa menghancurkan kekuatan yang seolah tidak mungkin dihancurkan. Tidak ada yang mustahil. Selama tidak menyerah, masih ada harapan.

— Park Hae-Young

Synopsis:
Park Hae-Young (Lee Je-Hoon) works as a criminal profiler and is also a police lieutenant. Even though he is a cop, he doesn’t trust cops due to his own experience. Back in 2000, when Hae-Young was in elementary school, his classmate, Yoon-Jung was kidnapped and later found dead. Hae-Young saw a woman taking Yoon-Jung from school that day, but the police announced that the suspect was a man. Hae-Young even went to the police station and told the police officers that he saw the kidnapper and she was a woman. The police officers though didn’t pay attention to him. The killer was never caught and her case remains unsolved to this day. Earlier in 1999, his older brother, Sun-Woo, was victimized and accused of being the mastermind behind the rape of a female student by a gang of elite students at his school. He felt there was something wrong with his brother’s case, but could not find the cause and also unresolved until this day.

Hae-Young meets a reporter at a cafe to reveal bombshells about a celebrity scandal, using his ability to profile someone. Meanwhile, veteran detective Cha Soo-Hyun (Kim Hye-Soo) is at the cafe staking out the meeting, unaware that Hae-Young is a cop. She arrests Hae-Young for stalking celebrities. While leaving the police station (the same police station he went to as a kid), Hae-Young hears someone talking to him. He looks around to find a walkie-talkie. The man who is talking to Hae-Young is Detective Lee Jae-Han (Cho Jin-Woong). The detective though is from the year 2000 and he is investigating the disappearance of Hae-Young’s elementary school classmate. Hae-Young and Detective Jae-Han begin to communicate via the walkie-talkie. Later, Hae-Young and Soo-Hyun become teammate, they investigate the police cold cases, which previous cases that have not been resolved until now. Then, Hae-Young and Jae-Han try to solve those cold cases together, even though they live in different times.

Beberapa hal yang bisa diambil dari Signal ini adalah:
1. Masa lalu dapat mempengaruhi masa depan. Apa yang telah dilalui di masa lalu dan hari ini dapat mempengaruhi masa depan. Keputusan-keputusan hari ini akan menentukan nasib di masa depan. Apa yang diusahakan hari ini bisa jadi akan berdampak besar suatu saat. Who knows? Kebaikan kecil yang dilakukan mungkin adalah sesuatu yang sangat berarti bagi orang lain.
2. Berusahalah untuk selalu bersikap tenang. Tidak jarang ini adalah perbedaan tipis antara mereka yang berhasil dan tidak. Pada sikap yang tenang di tambah kemampuan berpikir dengan jernih, terdapat solusi atas apa yang dihadapi.
3. Support system itu sangat penting. Mau jadi orang yang jahat ataupun baik haruslah ada support system atau backing. Backing berupa kekuatan dari relasi, baik itu relasi kekuasaan, harta, maupun kekuatan fisik. Tapi dibalik itu semua yang paling utama ialah support dari relasi yang punya kesamaan tujuan dan visi. Mereka yang nantinya tidak akan mengkhianati.
4. Cobalah sesekali berganti sudut pandang. Tidak jarang untuk memahami bagaimana sesuatu terjadi dibutuhkan sudut pandang yang berbeda. Seperti bagaimana seorang profiler menganalisa perilaku kriminal, mereka berusaha berpikir sebagaimana pelaku berpikir. Dari sana mereka dapat sedikit memahami why mereka melakukan itu.

Overall, kdrama ini sangat recommended, terutama bagi penyuka genre detective-criminal. Park Hae-Young selaku criminal profiler menjelaskan pemikiran dan analisanya dengan lumayan detil, tidak ujug-ujug melabeli seseorang dengan sifat yang begini dan begitu, tapi ada penjelasannya. Tertarik untuk menonton?

Modified from https://asianwiki.com/Signal_(Korean_Drama)

Menggali dan Membangkitkan Potensi Diri

by: Ummu Balqis

  1. Potensi diri adalah suatu kekuatan yang terpendam dan belum muncul atau belum kelihatan. Contohnya cuaca saat ini mendung berpotensi hujan. Artinya hujan disini bisa jadi muncul, namun bisa juga tidak. Jika bicara mengenai potensi diri artinya bicara tentang kekuatan terpendam diri sebagai karunia dari Allah yang hendaknya dimanfaatkan dengan baik.
  2. Kalau manusia belum mengetahui potensi dirinya maka akan cenderung terkena sindrom rendah diri, tidak percaya diri sendiri, merasa tidak berguna, dll. Pada dasarnya setiap manusia adalah juara, sejak proses kelahiran manusia dimana harus berjuang mengalahkan hingga milyaran sel sel yang lain untuk tetap hidup. Proses ini tentu bukan kebetulan, Allah pasti punya alasan mengapa seseorang ini yang akhirnya dipilih untuk tetap hidup dan lahir sebagai manusia. Jadi hal yang paling penting sebelum mengetahui potensi diri adalah menyadari bahwa diri ini seorang pemenang. Dalam QS. AtTin:4 disebutkan bahwa Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik baiknya. Artinya memang setiap manusia yang lahir adalah yang terbaik, yang tentu harus melakukan hal yang terbaik juga. Dalam QS. Al-Isra:70 disebutkan bahwa Allah menganugerahkan manusia kelebihan yang sempurna dibanding dengan makhluk lainnya.
  3. Allah memberikan potensi yang beragam untuk setiap manusia. Potensi itu akan mudah muncul ketika dibarengi dengan kebutuhan hidup. Contohnya manusia yang tinggal di dekat sungai akan lebih jago berenang dari pada mereka yang tinggal di gurun. Atau seseorang akan lebih cepat keluar potensi memasaknya ketika mempunyai orang tua yang punya bisnis catering rumahan. Ini dapat disimpulkan bahwa potensi akan lebih mudah keluar jika berkaitan dengan tujuan hidup seseorang, kemampuan apa yang diinginkan dan kemampuan apa yang harus lebih diasah akan berhubungan dengan tujuan hidup seseorang ke depannya.
  4. Bicara tentang tujuan hidup, ada yang bersifat umum dan ada yang bersifat khusus. Dalam QS. AzZariyat:56 telah disebutkan bahwa tujuan manusia diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah. Dalam mewujudkan tujuan global itu tentu diperlukan tujuan tujuan khusus dengan jangka yang lebih pendek. Dalam HR. Muslim disebutkan bahwa Allah lebih mencintai mukmin yang kuat dari pada mukmin yang lemah. Kuat disini sangat luas, bisa kuat secara fisik, ekonomi, kekuasaan, emosi, keturunan, dll. Merupakan suatu kesalahan besar jika hal itu semua dianggap tidak penting bagi seorang mukmin, karena Allah lebih mencintai mukmin yang kuat. Apalagi dia menggunakan kekuatannya untuk kebermanfaatan dan kemajuan umat.
  5. Tujuan hidup akan lebih mudah diraih dengan menggunakan teknik peta hidup atau life mapping. Peta hidup merupakan teknik pemanfaatan pemikiran melalui hasil perenungan penting yang mendalam, kemudian dituangkan ke dalam suatu gambar yang mendeskripsikan tujuan hidup, beserta deskripsi diri, peran yang harus diambil oleh diri, rencana langkah yang akan diambil sebagai usaha pencapaian, dll. Peta hidup berfungsi sebagai guideline akan apa yang akan dilakukan sekarang dan ke depannya. Peta hidup biasanya dibuat semenarik mungkin agar senantiasa diingat oleh pembuatnya. Beberapa manfaat peta hidup antara lain:
    a) sebagai modal dasar dan arahan dalam melangkah
    b) sebagai guideline atau pedoman dalam melangkah, apa saja kekurangan diri yang harus segera diupgrade dan mana yang nanti dulu.
    c) sebagai analisis kegagalan, hal apa saja yang berpotensi gagal dan sukses ditulis secara realistis
    d) membantu untuk bersikap sesuai skala prioritas, sesuai apa yang akan dituju
    e) pendayagunaan potensi
    f) sebagai koreksi diri, apa saja yang sudah tercapai dan apa saja yang belum, dan kenapa belum tercapai
  6. Hal hal yang harus disiapkan dalam membuat life mapping:
    a) tujuan jangka pendek hidup, list apa yang ingin dicapai berdasarkan waktu dan jenis, misal tiap 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun, dalam pernikahan, ekonomi, ibadah, dll.
    b) prioritas dalam waktu, misal dalam 5 tahun apa yang paling utama untuk dicapai, dan seterusnya.
    c) catatan penting tentang potensial yang harus dikembangkan untuk mencapai tujuan, sebaiknya ditulis disebelah tujuan.
    d) langkah konkret yang akan dilakukan dalam mencapai tujuan, langkah konkret dalam mengembangkan potensi tersebut agar mencapai tujuan, semakin rinci maka semakin baik.
  7. Dalam membuat life mapping, bisa dibuat mapping umum dan mapping khusus. Mapping khusus merupakan rincian atau penjelasan lebih detail akan mapping umum, misal mapping finansial 5 tahun ke depan, mapping self improvement setahun ke depan, dll. Dengan mendetailkan mapping harapannya sebagai benteng diri dan hidup akan lebih terarah.
  8. Bicara mengenai pandangan islam terhadap life mapping, islam mengenal cita cita. Dalam QS. ArRa’d:11 disebutkan bahwa sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu kaum sehingga mereka mengubah keaadaan diri mereka sendiri. Artinya islam mengajak dan memerintahkan agar senantiasa bergerak merencanakan dan melakukan perubahan. Life mapping juga tujuannya agar bersegera merencanakan dan melakukan perubahan. Dalam QS. AlQashas:77 disebutkan bahwa Allah memerintahkan manusia untuk mencari kebahagiaan akhirat, namun dengan tidak melupakan kenikmatan dunia.
  9. Rasulullah juga melakukan teknik mapping, saat menjelaskan tentang ajal manusia. Dalam HR. Bukhori dan Ibnu Mas’ud yang menjelaskan tentang cara Rasulullah menjelaskan akan ajal manusia.
  10. Setelah membuat life mapping, tentu harus direalisasikan dengan aksi. Berikut saran agar usaha dalam merealisasikan cita cita menjadi senantiasa bergairah atau bersemangat:
    a) perbaiki ibadah, karena rutinitas ibadah seseorang sangat mempengaruhi kehidupan duniawinya. Dalam QS. AlBaqarah:153 disebutkan bahwa Allah memerintahkan mukmin untuk menjadikan sabar dan salat sebagai penolong. Artinya ketika seseorang menghadapi kebuntuan dalam hidupnya, janji Allah adalah akan ada pertolongan dalam sabar dan salat. Karenanya salatnya perlu diperbaiki dan perlu lebih khusyu, bisa dengan cara memahami arti bacaan salat, minta dengan sungguh sungguh kepada Allah dan menggapai rasa ketenangan, maka setelah salat insya Allah akan lebih mudah fokus. Salat yang khusyu bahkan jauh lebih baik dari pada yoga dan meditasi.
    b) perbaiki relasi dengan orang tua, bisa jadi kesuksesan seseorang 80% nya merupakan doa orang tua yang diijabah oleh Allah.
    c) bersahabat dengan orang soleh yang sukses, agar ketularan semangatnya, pantang menyerahnya, hingga majelis ilmunya. Berteman memang dengan siapa saja, namun bersahabat perlu sedikit pilih pilih. Jika di era internet sekarang ini, bisa dengan mengikuti media sosial orang orang yang memiliki positive vibes dengan melihat semangatnya, postingannya, storynya, pencapaiannya.
    d) update ilmu, karena zaman hidup dulu berbeda dengan zaman hidup sekarang, tren sekarang pun akan berbeda dengan tren masa depan. Contohnya, mempelajari bagaimana tetap terkoneksi dengan anak yang hidup di zaman gadget, bagaimana hukum transaksi dengan e-commerce, dll.
    e) jangan lupa sedekah, dengan bersedekah bisa berbagi kebahagiaan dan siapa tahu ada doa orang orang yang merasa sangat tertolong yang akan dikabulkan oleh Allah.

Selamat Tinggal

  • Judul: Selamat Tinggal
  • Penulis: Tere Liye
  • Co-author: Sarippudin
  • Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
  • Genre: Novel (15+)
  • Tahun terbit: 2020
  • Jumlah halaman: 350
  • Tokoh utama: Sintong, Mawar, Jess, Bunga, Ucok
  • Latar tempat: Kampus, Kios Buku, Kos Sintong, KRL, Rumah
  • Latar suasana: Hujan deras, sedih, patah hati, kasmaran, penuh penyesalan.

Tulislah sesuatu yang harus dibaca banyak orang, bukan yang ingin dibaca banyak orang.

— sutan pane

Buku ini mengangkat cerita tentang kehidupan orang orang yang mencari keuntungan lewat barang bajakan atau barang palsu. Cerita yang disuguhkan sangat dekat dengan kehidupan sehari hari, bahkan boleh jadi keadaan yang digambarkan benar benar nyata adanya. Selain alur yang sangat apik dan menggunakan bahasa yang ringan dan luwes, dalam buku ini penulis banyak sekali mengeluarkan kata kata sindiran atau sarkasme yang sangat berani kepada para pelaku bajakan. Bahkan para pelaku bajakan disandingkan dengan kata mafia. Hal ini semakin menguatkan ide ide yang senantiasa dibawa oleh penulis di media sosialnya akan pemberantasan pelaku dan barang bajakan. Overall, buku ini sangat menarik terutama bagi yang menyukai cerita cerita yang minim drama dan dekat dengan kehidupan. Penggambaran sifat tokoh yang detail membuat pembaca dapat memahami alasan tokoh melakukan tindakan tersebut. Sedikit komentar saya untuk buku ini adalah pada akhir cerita hanya fokus pada keadaan tokoh utama. Mungkin kalau di akhir dijelaskan juga gimana keadaan beberapa tokoh pendamping, akan lebih seru kali ya? Hehe. Gimana? Tertarik untuk membaca?

Bacalah banyak buku, agar besok lusa bukan hanya agar engkau tidak mudah ditipu orang, tapi agar kau bisa mencegah penipu mengelabui orang banyak.

Adab Menuntut Ilmu

by: Marina Noorbayanti, S.Si

  1. Rasulullah bersabda bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban setiap muslim
  2. Para ulama senantiasa mendorong murid-murid nya untuk mempelajari adab sebelum mempelajari ilmu
  3. Hal ini didukung dengan perkataan Imam malik dan Imam yusuf bin Al Husain bahwa dengan mempelajari adab maka engkau akan mudah mempelajari ilmu
  4. Allah telah menganugerahkan manusia akal, kebutuhan naluri, dan kebutuhan jasmani. Akal membuat manusia dapat berpikir dan memahami tuntunan syariat akan bagaimana caranya memenuhi kebutuhan naluri dan jasmani manusia. Akal jugalah yang mencari tahu jenis pekerjaan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan namun juga yang diridhoi oleh Allah. Termasuk dalam beribadah, manusia memiliki naluri menyembah Tuhan, maka akal akan mencari Tuhan yang seperti apa yang layak untuk dijadikan sebagai sesembahan. Proses pencarian ini juga bisa didukung dengan maklumat atau informasi yang didapat oleh akal terkait dengan Tuhan seperti apa yang harus disembah. Jika akal telah mendapatkan informasi bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan tidak ada yang layak diibadahi kecuali Allah maka pemenuhan naluri untuk bertuhan akan mendorong kita untuk senantiasa menyembah Allah saja.
  5. Begitu juga dengan kebutuhan lain, seperti makan, buang air, dll. juga tergantung dengan maklumat atau informasi yang didapat oleh akal. Apakah akal mendapat maklumat untuk boleh memakan apa saja ketika lapar, atau ada jenis makanan yang boleh dan ada yang tidak boleh dimakan.
  6. Kalau maklumat yang didapat oleh akal bahwa manusia itu bebas dalam memenuhi kebutuhannya sesuai dengan keinginan atau adat istiadat yang berlaku atau dengan mengikuti tren, maka akan menyebabkan terjadinya perbedaan cara memenuhi kebutuhannya.
  7. Seperti dalam penciptaan smartphone, agar dapat dimanfaatkan sesuai dengan tujuan pembuatannya, ada buku petunjuk yang jika buku itu diganti maka bisa menjadi rusak atau tidak sesuai dengan standar operasionalnya. Sama dengan manusia. Kehidupan manusia pada dasarnya seputar pemenuhan naluri dan jasmani, seperti mendapat harta dan keturunan, ingin dicintai, butuh makan dan minum, butuh merasa aman, dll. Jika pemenuhan kebutuhan secara bebas sesuai kemauan masing-masing pribadi manusia, yang akan terjadi ialah kerusakan, karena tidak berdasarkan pada petunjuk Sang Pencipta.
  8. Allah telah berfirman dalam KitabNya, bahwa tujuan penciptaan jin dan manusia adalah beribadah kepada Allah. Untuk memenuhi tujuan itu tentu butuh buku panduan, yaitu Al Quran dan Sunnah.
  9. Supaya seluruh aktivitas dapat bernilai ibadah di sisi Allah, menurut ulama ada 3 dimensi aktivitas yang dapat dilakukan, yang semuanya butuh ilmu gimana cara melaksanakannya dengan baik, apa yang membuatnya dapat diterima, apa yang membuatnya dapat batal, apa yang boleh, apa yang dilarang, dan ketentuan lainnya. Wabah hari ini membuktikan jika manusia makan sesukanya, akibatnya dapat membahayakan dunia bukan hanya dirinya sendiri.
  10. Untuk berpakaian tidak bisa bersandar kepada jenis aktivitas tapi bersandar pada syariat. Pakai pakaian sesuai syariat bukan sesuai aktivitas yang akan dilakukan.
  11. Begitu juga dengan ekonomi dan politik, pemenuhannya agar selalu berdampak baik maka bersandarlah pada syariat, bukan pada tren yang ada, bukan pada keinginan pribadi.
  12. Semua hal di dunia ini butuh ilmu, dan jika ilmunya tidak sesuai dengan buku pedoman yang diberikan Sang Pencipta, maka yang terjadi adalah kerusakan.
  13. Dalam QS. Azzumar:9 dikatakan bahwa tidak bisa disamakan antara orang berilmu dengan yang tidak berilmu. Dalam QS. Almujadalah: 11 dikatakan bahwa Allah mengangkat derajat orang yang berilmu beberapa derajat. Dalam QS. Fathir:28 dikatakan bahwa sesungguhnya orang yang paling takut kepada Allah adalah ulama. Dalam hadits Bukhori Muslim disebutkan bahwa siapa yang dikehendaki Allah mendapat kebaikan maka difaqihkan oleh Allah dalam ilmu agamanya. Dalam hadits riwayat Muslim disebutkan bahwa siapa yang berjalan dalam menuntut ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan ke surga.
  14. Dengan semua keutamaan orang yang berilmu, maka belajarlah. Belajar cara bagaimana agar mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat, agar hidup mendapat ridho Allah. Dan setelah itu ajarkan kepada orang lain. Karena Rasulullah bersabda siapa saja yang mengajak orang lain dalam kebaikan maka dia akan diberikan pahala sebanyak pahala orang yang mengikutinya dengan tidak mengurangi pahala orang tersebut.
  15. Ada juga hadits yang menyebutkan siapa yang keluar untuk menuntut ilmu maka dia berada di jalan Allah hingga kembali ke rumahnya. Ada hadits lain yang menyebutkan bahwa orang yang berilmu akan didoakan oleh penduduk langit beserta ikan ikan di dalam air.
  16. Kalau manusia mengisi akalnya dengan maklumat atau informasi sesuai dengan tuntunan Al Quran dan Sunnah, yang kemudian informasi ini digunakan sebagai panduan dalam pemenuhan kebutuhan hidup dan dalam menyelesaikan problem hidup, maka akan terbentuk suatu penalaran rasional yang menjadikan Al Quran dan Sunnah sebagai standar ilmu dalam pemenuhan kebutuhan tadi.
  17. Oleh karena itu, muslim juga harus menguasai sains dan teknologi agar dalam pemenuhan kebutuhan dan penyelesaian  masalahnya sesuai dengan tuntunan Al Quran dan Sunnah, tidak semau manusia saja, tidak serta merta mengikuti tren atau adat istiadat.
  18. Dengan ilmu juga manusia memahami segala fenomena yang terjadi bukan hanya dari sisi sains dan teknologi saja, tapi juga karena ijin dan kuasa Allah.
  19. Dalam pengetahuan ada suatu istilah yaitu hadharah. Hadharah adalah sekumpulan pemahaman tentang kehidupan, dimana sekumpulan pemahaman ini bergantung pada keyakinan tempat lahirnya pemahaman atau akidah. Hadharah selain islam yang bersifat khusus tidak boleh diadopsi sebagai kebiasaan dalam kehidupan, yakni yang lahir dari pemikiran bukan islam dan merupakan ciri khas golongan tertentu di luar islam, contohnya perayaan tahun baru, ide feminisme dan emansipasi, lambang salib, topi yahudi, dll. Beda dengan hasil pemahaman yang bersifat umum, hal tersebut boleh diadopsi yaitu yang tidak memiliki makna khusus yang merujuk kepada peribadatan dan keyakinan atau ideologi tertentu, seperti pengetahuan teknologi, robot, komputer, kalkulator, kedokteran, obat obatan, dll.
  20. Dalam islam, mempelajari pengetahuan agama yakni fiqih dan hukum syariat yang mengatur kehidupan sehari hari hukumnya fardhu’ain, sedangkan mempelajari ilmu dunia seperti sains dan teknologi hukumnya fardhu kifayah. Namun jika tidak ada muslim yang menguasai sains dan teknologi maka hukumnya bisa berubah menjadi fardhu’ain.
  21. Adab yang harus diperhatikan dalam menuntut ilmu:
    a) ikhlas karena Allah, belajar karena Allah menyukai orang yang berilmu. Bukan belajar karena akan dipandang baik di masyarakat atau mencari kedudukan dan jabatan, dll.
    b) banyak berdoa memohon agar ilmu yang dipelajari merupakan ilmu yang bermanfaat bagi kemaslahatan diri sendiri dan umat.
    c) bersungguh sungguh dalam belajar, menyediakan waktu untuk fokus belajar, selalu merasa haus akan ilmu dan tidak cepat merasa puas.
    d) menjauhkan diri dari maksiat, karena ilmu dan maksiat tidak bisa bersatu.
    e) tidak sombong dan tidak malu dalam belajar, tidak meremehkan orang lain. Tingkatan pembelajar menurut Umar bin Khattab: seseorang pada tingkat pertama akan merasa dirinya lebih baik dari pada orang lain, jika dia terus belajar maka dia akan berada pada kondisi senantiasa tawadhu atau rendah hati, dan jika dia terus belajar maka dia akan menemukan bahwa dirinya tidak ada apa apanya di hadapan Allah dan merasa dirinya sangat bodoh.
    f) menyimak dengan baik ilmu dari siapapun gurunya dan bersabar dalam menyimaknya.
    g) diam ketika pelajaran sedang disampaikan, menghormati ketika orang lain bicara.
    h) mengikat ilmu dengan tulisan.
    i) mengamalkan ilmu yang diperoleh untuk mendapatkan keberkahan ilmu.
    j) menyebarkan ilmu yang didapatkan, senantiasa memohon kepada Allah untuk menguatkan pemahaman terhadap ilmu tersebut.

Drama Hospital Playlist

Title: Hospital Playlist (English title) / Wise Doctor Life (literal title)
• Revised romanization: Seulkirowoon Uisasaenghwal
• Hangul: 슬기로운 의사생활
• Director: Shin Won-Ho
• Writer: Lee Woo-Jung
• Network: tvN
• Episodes: 12
• Release Date: March 12 – May 28, 2020
• Runtime: Thursday 21:00
• Language: Korean
• Country: South Korea
• Main Actor: Cho Jung-Seok, Yoo Yeon-Seok, Jung Kyoung-Ho, Kim Dae-Myung, Jeon Mi-Do

Hospital Playlist bercerita tentang persahabatan lima orang dokter, yaitu Ahn Jeong-Won, Yang Seok-Hyeong, Kim Jun-Wan, Lee Ik-Jun, dan Chae Song-Hwa. Pertemuan pertama mereka terjadi 20 tahun lalu ketika mereka baru menjadi mahasiswa di kampus yang sama. Saat itu, mereka tidak sengaja bertemu di tempat persembunyian untuk menghindari acara orientasi mahasiswa baru yang diadakan oleh para senior. Sejak saat itu hingga sekarang, mereka tetap dekat meskipun tidak bekerja di rumah sakit yang sama.

Kepribadian mereka sangat beragam. Jeong-Won adalah sosok yang berhati hangat. Dia sangat baik kepada rekan-rekannya dan sangat peduli pada anak-anak. Selain itu, dia juga dermawan. Namun, dia canggung dalam urusan cinta karena ingin menjadi seorang pastor seperti saudara-saudaranya. Sementara itu, Ik-Jun memiliki kepribadian yang sedikit unik. Dia ramah dengan semua orang, kadang bertingkah konyol dan lucu, tetapi dia sangat pandai membuat orang lain merasa nyaman. Dia juga dikenal sebagai sosok yang sangat pintar sejak masa kuliah.

Jun-Wan adalah tipe yang tegas. Dia sering memarahi para residen jika mereka melakukan kesalahan, tetapi diam-diam dia cukup perhatian terhadap orang lain. Sayangnya, kisah cintanya sering berakhir buruk dan tidak pernah bertahan lama. Di sisi lain, Seok-Hyeong adalah sosok yang cenderung penyendiri, namun dia adalah teman yang setia dan sangat dekat dengan ibunya. Dia berhati lembut dan cukup sensitif. Meski dari luar terlihat kurang ekspresif, dia sangat peduli terhadap bawahannya.

Chae Song-Hwa adalah sosok yang ceria dan lincah. Meskipun jadwalnya sangat padat, dia selalu meluangkan waktu untuk me-time di akhir pekan. Dia suka berkemah (seringkali sendirian) dan gemar membeli peralatan camping. Song-Hwa juga dikenal ramah kepada semua orang, peduli terhadap lingkungan sekitar, dan sangat perhatian pada teman-temannya.

Mereka semakin dekat ketika Ahn Jeong-Won, yang ternyata adalah putra mendiang Direktur Utama Rumah Sakit Yulje, membentuk tim khusus untuk menangani pasien VIP di Yulje. Jeong-Won merekrut keempat temannya ke dalam tim, karena mereka memiliki spesialisasi yang berbeda-beda. Song-Hwa adalah spesialis bedah saraf, Jun-Wan ahli dalam bedah toraks (kardiovaskular), Ik-Jun berfokus pada bedah umum dan transplantasi organ, Seok-Hyeong adalah spesialis obstetri dan ginekologi, dan Jeong-Won sendiri adalah spesialis bedah anak.

Untuk mengumpulkan mereka dalam satu tim, selain menawarkan gaji tahunan dua kali lipat, Jeong-Won juga mengakomodasi permintaan Seok-Hyeong agar mereka meluangkan waktu di akhir pekan untuk bermain band di rumahnya. Seok-Hyeong memainkan keyboard, Jeong-Won di drum, Ik-Jun dan Jun-Wan masing-masing memainkan gitar dan bass, sementara Song-Hwa menjadi vokalis.

Kehidupan sehari-hari mereka sebagai dokter senior yang sangat dekat dan akrab, ditambah dengan chemistry mereka dengan para aktor lain seperti dokter residen, dokter magang, perawat, dan pasien, membuat drama ini sangat menyenangkan untuk ditonton. Ceritanya ringan, lucu, dan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Adapted from:
http://asianwiki.com/Hospital_Playlist

Drama My Unfamiliar Family

  • English Title: My Unfamiliar Family
  • Literal Title: (I Don’t Know Much, But) We Are Family
  • Revised romanization: (Aneun Gun Byeolro Eobjiman) Gajokibmida
  • Hangul: (아는 건 별로 없지만) 가족입니다
  • Director: Kwon Young-Il
  • Writer: Kim Eun-Jung
  • Network: tvN
  • Episodes: 16
  • Release Date: June 1 – July 21, 2020
  • Runtime: Monday & Tuesday 21:00
  • Language: Korean
  • Country: South Korea
  • Cast: (name: as name character)
    • Jung Jin-Young: Kim Sang-Sik (ayah)
    • Won Mi-Kyung: Lee Jin-Sook (ibu)
    • Choo Ja-Hyun: Kim Eun-Joo (anak sulung)
    • Han Ye-Ri: Kim Eun-Hee (anak tengah)
    • Shin Jae-Ha: Kim Ji-Woo (anak bungsu)
    • Kim Tae-Hoon: Yoon Tae-Hyung (suami Eun-Joo)
    • Kim Ji-Seok: Park Chan-Hyuk
    • Shin Dong-Wook: Im Gun-Joo
    • Lee Jong Won: Ahn Hyo-Seok
    • Shin Hye-Jung: Yoon Seo-Young

My Unfamiliar Family mengisahkan tentang sebuah keluarga yang tampak harmonis dan sukses dari luar, namun sebenarnya anggotanya sudah terbiasa menyimpan rahasia dan menahan perasaan. Mereka sudah lama berhenti berbagi mimpi, kesedihan, atau bahkan sekadar berkumpul untuk makan bersama.

Ayah dan ibu dalam keluarga ini memiliki tiga anak yang telah dewasa—dua putri dan satu putra—yang tampaknya menjalani hidup yang sukses. Namun, meskipun pernikahan mereka dimulai dengan bahagia dan telah bertahan selama beberapa dekade, beberapa tahun terakhir tidak lagi dipenuhi kebahagiaan, terutama bagi sang ibu. Selama bertahun-tahun, sang ibu menahan penderitaan dalam diam, namun ketidakbahagiaannya telah meninggalkan luka emosional yang dalam pada kedua putrinya.

Putri pertama, yang tidak bahagia dalam pernikahannya dengan seorang dokter bernama Yoon Tae-Hyung, mulai terlibat dalam hubungan yang berbahaya dengan seorang barista muda di dekat rumahnya. Putri kedua, Eun-Hee, pernah dikhianati oleh pacarnya setelah sembilan tahun berhubungan, yang membuatnya menutup hati dan sepenuhnya fokus pada pekerjaannya di sebuah perusahaan penerbitan. Ia bahkan menjaga jarak dari hubungan pribadi yang paling dekat sekalipun. Hubungan dalam keluarga ini semakin terasa dingin dan penuh basa-basi, tanpa kehangatan emosional.

Keretakan dalam dinamika keluarga ini semakin besar ketika sang ibu akhirnya mengungkapkan bahwa ia ingin mengakhiri pernikahannya dan memulai hidup baru. Pengakuan ini menghancurkan anggapan bahwa keluarga mereka akan terus berjalan seperti biasanya, memaksa kedua putrinya untuk merenungkan masa lalu mereka dan mulai mempertimbangkan perubahan. Mereka harus mengeksplorasi apa yang membawa mereka pada situasi yang penuh ketidakbahagiaan ini dan menghadapi luka-luka yang tersembunyi selama ini, jika mereka ingin memperbaiki hubungan keluarga yang lebih jujur dan kuat. Namun, keluarga ini tidak terbiasa untuk berbicara secara terbuka dan jujur satu sama lain.

Di tengah kebingungan ini, Eun-Hee bertemu kembali dengan sahabat lamanya, Park Chan-Hyuk, karena adiknya bekerja di perusahaan film milik Park. Di sisi lain, Eun-Hee juga mulai merasakan keterikatan emosional dengan bos barunya, Im Gun-Joo, yang sejak awal pertemuan menunjukkan ketertarikan padanya. Bisakah mereka bertahan?

Adapted from:
https://www.kincir.com/movie/series/drama-korea-unfamiliar-family-viu
http://asianwiki.com/My_Unfamiliar_Family

Drama Hospital Ship

  • Title: Hospital Ship (literal title)
  • Revised romanization: Byungwonsun
  • Hangul: 병원선
  • Director: Park Jae-Bum
  • Writer: Yoon Sun-Joo
  • Network: MBC
  • Episodes: 40
  • Release Date: August 30 – November 2, 2017
  • Runtime: Wednesday & Thursdays 22:00 (35 minutes each / 2 episodes per day)
  • Genre: Medical
  • Language: Korean
  • Country: South Korea
  • Main Actor: Ha Ji-Won, Kang Min-Hyuk, Lee Seo-Won

There was a time when I thought I could be alone.  I was embarrassed because I was always depressed.  But I am not ashamed when he gets me when I lose balance.  Sometimes we feel weak several times in life and sometimes we get lost.  At the time, please look around.  When you feel weak, you will always find someone who supports you.  And finally, you can start all over again.

— Song eun-jae

Hospital Ship mengisahkan tentang sekelompok dokter spesialis (juga perawat) yang memberikan perawatan medis kepada penduduk desa-desa terpencil melalui sebuah kapal rumah sakit yang berlayar di sekitar pulau-pulau kecil.

Song Eun Jae adalah seorang ahli bedah yang sangat berbakat. Dahulu, kapal rumah sakit ini hanya digunakan untuk pemeriksaan standar dan pemberian obat. Namun, dengan kehadiran Song Eun Jae di atas kapal, mereka bisa melakukan operasi rumit. Meskipun ia sukses sebagai ahli bedah, hidupnya penuh dengan tantangan, terutama dalam keluarganya. Insiden yang tidak menguntungkan membuatnya bekerja di kapal ini, bukannya di rumah sakit bergengsi, dan pada awalnya, ia kurang berbelas kasih terhadap pasien-pasien lansia yang keras kepala.

Kwak Hyun, seorang dokter yang emosinya berkebalikan dengan Song Eun Jae. Dibesarkan oleh ayah yang dikenal sebagai tokoh kemanusiaan, Kwak Hyun berusaha menjadi sosok yang hangat dan peduli. Ia menyembuhkan pasien, bukan hanya dengan obat-obatan, tetapi juga dengan senyuman. Walau tampaknya alami baginya untuk bekerja di kapal ayahnya, Kwak Hyun juga membawa luka emosional. Meskipun ia tidak bisa menyamai keahlian medis Song Eun Jae, ia jauh lebih baik dalam menjalin hubungan dengan pasien.

Kim Jae Geol memiliki penampilan bak bintang Hallyu dan memiliki garis keturunan medis yang kuat. Ayahnya adalah dokter yang dihormati. Namun, sang ayah selalu lebih menyukai kakaknya yang lebih cerdas, yang membuat Jae Geol tumbuh menjadi seorang yang penyendiri. Sebagai bentuk pemberontakan, Jae Geol memilih untuk mempelajari pengobatan oriental, yang tidak disetujui oleh ayahnya yang lebih menyukai pengobatan barat. Tujuannya bergabung dengan kapal ini adalah untuk melarikan diri dari bayang-bayang ayahnya, tetapi di kapal ini, ia justru harus bekerja di bawah Song Eun Jae yang juga tidak menyukai pengobatan oriental.

Ketiga dokter ini harus mengesampingkan perbedaan karakter mereka yang bertolak belakang demi mengobati pasien-pasien mereka. Seiring berjalannya waktu, mereka belajar bahwa bekerja untuk sesama manusia memiliki cara tersendiri untuk menyatukan orang-orang.

Pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini adalah:
1. Setiap orang memiliki kekuatan dan kelemahan, juga keinginan dan trauma. Jalan hidup setiap orang berbeda. Kita harus pandai menempatkan diri, entah itu sebagai rekan kerja, sahabat, atasan, bawahan, saudara, atau bahkan orang yang kebetulan kita temui. Terkadang, kita perlu mempertimbangkan apakah kita perlu campur tangan, hanya menonton, atau mungkin lebih baik diam.
2. Pandai bersikap adalah kunci. Kapan kita harus percaya diri, kapan kita perlu meminta bantuan. Kapan kita bisa bersikap tegas, dan kapan kita harus bersikap rendah hati. Kapan kita harus membela diri, dan kapan waktunya meminta maaf.
3. Ada saatnya diam itu baik, tapi ada kalanya berbicara lebih diperlukan. Tidak semua orang bisa membaca pikiran kita, dan tidak semua orang mengerti apa yang kita lakukan. Kadang, berbicara adalah cara terbaik untuk menyelesaikan persoalan.
4. Mengingatkan orang lain jika mereka keliru adalah tindakan yang bijak. Bahkan orang yang paling pandai sekalipun kadang butuh seseorang yang menguatkan mereka, agar mereka menyadari bahwa mereka keliru dan tidak seharusnya melanjutkan kesalahan tersebut.
5. Jangan bosan berbuat baik, meskipun kamu merasa itu tidak ada maknanya. Bantuan kecil darimu mungkin akan membawa perubahan besar bagi orang lain.
6. Jangan membalas keburukan dengan keburukan. Percayalah, kebaikan yang tulus hingga akhir akan membawa keajaiban dalam hidupmu.
7. Cintailah mereka yang kamu miliki. Setidaknya, teruslah berbuat baik kepada mereka, meskipun mereka mungkin sering menyakitimu. Setiap manusia punya potensi baik dan buruk. Mereka yang menyakitimu mungkin lebih terluka oleh tindakan mereka sendiri. Itu mungkin karena mereka belum berdamai dengan masa lalu mereka. Tapi kamu berbeda. Diperlakukan buruk bukan berarti kamu harus membalasnya dengan cara yang sama.
8. Jadilah dirimu sendiri dan jangan berusaha menjadi orang lain. Setiap orang pada akhirnya akan bertemu dengan seseorang yang tepat untuknya. Tidak perlu dipaksakan. Terkadang, orang tersebut adalah seseorang yang tidak pernah kamu duga sebelumnya, namun mereka akan dengan tulus menerimamu, berada di sisimu, dan mendukungmu tanpa ada paksaan.
9. Berusahalah untuk peka, meskipun sulit. Hei, tidak ada yang bilang bahwa menjadi peka itu mudah, bukan? Terkadang, orang yang menjauh darimu sebenarnya membutuhkan dukunganmu, namun mereka terlalu malu untuk mengungkapkannya.

Secara keseluruhan, drama ini ringan karena menampilkan kehidupan sehari-hari dengan cara yang menyentuh. Gimana? Tertarik untuk menontonnya?

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai