Between Adab and Seeking Knowledge

Have you ever felt empty inside? Have you ever felt like nothing excites you anymore, like nothing matters, like nothing is worth living for? If you have, you are not alone. Many people struggle with feelings of emptiness and uncertainty, especially in this fast-paced and competitive world. I know I have. I used to feel so drained and bored with my daily routine, such as waking up, scrolling, reading, eating, and sleeping. I used to feel so unsure about being able to achieve my dreams, whether they were related to my education, or personal goals. I used to feel so lonely, like I didn’t have friends to accompany me to fight together, to support me, to listen to me, and to share my joys and sorrows. And I used to feel so many other negative emotions, such as sadness, depression, frustration, or loneliness. These feelings made me want to try again the activities that used to be my daily routine, the activities that used to ignite my passion and curiosity. Learn. Studying. Joining a new group.

However, when I joined a new group, I was asked to take part in this activity and the discussion was about the adab of seeking knowledge. I think this is a theme that is heard often, maybe even too often, especially in the Muslim community. But when I tried to explain the term, it turned out I didn’t know enough. I realized that I had never really understood what it means, and how it relates to my personal experiences. I then reopened my old notes and found something. Something that made me rethink (again) my whole approach to learning. One sentence (from Imam Malik): learn adab before you learn knowledge. Or another sentence (from Imam Yusuf bin Al Husain): by learning adab it will be easier for you to learn knowledge. Or an analogy I heard on YouTube that someone who is smart will definitely do more corruption than someone who is not smart enough, if they don’t have adab.

What is adab? According to the Oxford Islamic Studies Online, adab is “a concept that encompasses ethical behavior, good manners, courtesy, and respect for others”. On the internet, we’ll find adab is a noble value or norm that applies in life, and can be obtained from the education process. I think it’s like preparing yourself before studying something, like reading a guide book before becoming a student. You know, God has given humans an amazing brain (Aql), instinctive needs and physical needs. But apart from that, God also gave us a guide book to get through this life. Aql enables humans to think and understand God’s guidance on how to fulfill human instincts and physical needs. 

Therefore, by learning adab, we can use our Aql properly, and avoid misusing it for harmful purposes. By learning adab, we can also respect our teachers, our peers, and ourselves, and create a conducive environment for learning. By learning adab, we can also appreciate the sources of knowledge, such as the Quran, the Sunnah, and the scholars, and follow their teachings faithfully. By learning adab, we can also apply our knowledge in our daily lives, and share it with others for the benefit of humanity.

In conclusion, adab is an essential part of seeking knowledge, and it can help us overcome our feelings of emptiness and uncertainty. By learning, we can find meaning and purpose in our life, and believe that we can achieve our dreams with God’s help. I invite you to reflect on your own adab, and to join me in seeking knowledge with adab. May God bless our efforts and grant us success.

Assisted by Copilot AI

Drama Alchemy of Souls

Bercerita tentang kehidupan para penyihir di suatu kerajaan. Ada 3 komplek penyihir yang terkenal, yaitu Songrim, Cheonbugwan, dan Jinyowon. Dalam 1 komplek penyihir bisa terdiri dari beberapa keluarga. Ada 4 orang penyihir yang rupawan dari 4 keluarga penyihir yang berbeda. Mereka sangat terkenal dan dijuluki penguasa 4 musim, yaitu Jin Cho-Yeon yang berparas seindah musim semi, Park Dang-Gu yang penuh semangat seperti musim panas, Seo-Yul yang jenius dan berkarisma seperti musim gugur, dan Jang-Uk yang matanya bersinar seperti salju musim dingin. Mereka ber 4 berteman dekat sedari kecil.

Energi langit yang mengendalikan angin, awan, dan hujan menyentuh tanah, lalu membentuk kekuatan yang sangat luar biasa. Sebuah negara terbentuk dari energi yang tersimpan di dalam danau Gyeongcheondaeho. Negara itu disebut Daeho karena memiliki danau yang luas. Ini adalah kisah mengenai penyihir di negara Daeho, yang tidak ada di dalam sejarah maupun peta.

(Opening Alchemy of Souls)

Episode ter favorite ialah Eps 10, di mana mereka ber5 bekerja sama demi membuat Mu-Deok lolos menjadi pelayan di Istana Songrim, yang merupakan salah satu tempat pelatihan penyihir di sana. Bahkan mereka ber5 jadi mengetahui pengetahuan-pengetahuan yang harus dimiliki pelayan saat itu, seperti cara membersihkan noda dan cara menyajikan jamuan kepada tamu. Ini juga adalah alasan Mu-Deok menjadi karakter favorite. Dia bisa menempatkan diri dan bergaul dengan siapa saja yang ditemui, bahkan menjadi perekat hubungan antara pangeran dan penyihir 4 musim.

Sebelumnya, Naksu adalah seorang penyihir wanita yang terkenal dengan kekuatan dan kesaktiannya. Suatu hari saat perang melawan sekelompok penyihir bangsawan, Naksu terluka parah dan melarikan diri. Sebelum dirinya pingsan dan mati, Ia melakukan sihir hitam pemindah jiwa. Ketika jiwanya berhasil pindah, jasadnya menghilang. Jiwanya terperangkap di tubuh Mu-Deok, yang lama kelamaan dengan tubuh tersebut, Naksu mendapat kekuatan sihirnya kembali (setelah kejadian mereka ber 4 + pangeran terperangkap di dalam kekuatan batu es, yang diluruhkan oleh Jang-Uk). Pelan-pelan juga diketahui bahwa Mu-Deok adalah putri sulung keluarga Jinyowon (yg buta dan sangat sakti) yg diketahui telah mati tenggelam di danau.

Hal yang paling menyedihkan dalam hidup adalah menyesali tidak melakukan hal yang seharusnya bisa dilakukan.

(Seo-Yul)

Suatu hari, Jin Mu yaitu Petinggi di Cheonbugwan ingin menghabisi Jang-Uk karena diketahui bahwa batu es berada di dalam tubuhnya, karena kejadian saat berusaha keluar dari kekuatan tabir batu es yang mengurung mereka di dalamnya, batu es tersebut berada di tubuhnya Jang-Uk. Jin Mu yang mengetahui bahwa Mu-Deok adalah Naksu dan seorang pemindah jiwa lalu memanfaatkannya. Ternyata salah satu efek negatif dari sihir hitam pemindahan jiwa adalah para pemindah jiwa dapat menjadi tak terkendali bak monster apabila dibunyikan suatu lonceng. Dan Jin Mu memanfaatkan Mu-Deok dengan hal itu. Mu-Deok menjadi tak terkendali. Semua orang tau bahwa Mu-Deok adalah Naksu.

Di sisi lain, saat mengetahui kekuatan Naksu telah kembali, Jang-Uk pernah membuat janji dengan Mu-Deok. Apabila kekuatan Naksu sudah kembali dan dia ingin mengacungkan pedangnya untuk membunuh (lagi), maka arahkan pedang tersebut terlebih dahulu kepada Jang-Uk. Menurut Jang-Uk itu adalah konsekuensi untuknya karena telah membawa Naksu kembali di dunia ini.

Karena janji tersebut, Jang-Uk berusaha menyadarkan Mu-Deok. Namun efek lonceng terlalu kuat. Mu-Deok mengarahkan pedang ke Jang-Uk dan menusuknya tepat di dadanya. Setelah ia melakukan itu, ia baru tersadar. Dengan sisa energinya, ia pergi ke danau dan menenggelamkan diri di sana.

Di saat yang sama, kepala Jinyowon yakni Jin Ho-Gyeong menyadari bahwa Mu-Deok adalah anak sulungnya yang selama ini ia yakini belum wafat. Ia meminta tolong Guru Lee untuk menyelamatkan jasad anaknya tersebut. Namun Guru Lee berpendapat bahwa di dalam jasad Mu-Deok, terdapat 2 jiwa yaitu jiwa anak sulungnya, Jin Bu-Yeon dan jiwa Naksu, yang mana fisiknya akan berubah menjadi mirip Naksu dan ketika ia kembali sadar, ia akan kehilangan ingatannya untuk sementara. Ketika ingatannya kembali, kekuatan sihirnya akan kembali (sebagai Bu-Yeon dan Naksu). Namun jika kekuatan sihir Naksu telah kembali sempurna, jiwanya akan hilang, sehingga yang tersisa hanya jiwa Bu-Yeon. Meskipun mengetahui semua itu, Jin Ho-Gyeong tetap bersikeras untuk menyelamatkan jasad anaknya.

Mulailah kehidupan Naksu yang ke sekian kalinya. Jin Ho-Gyeong yang khawatir ingatan Naksu kembali, mengurungnya di suatu menara sihir di Jinyowon. Ia tidak diperbolehkan berinteraksi dengan dunia luar. Ia yang kehilangan ingatan juga dicekoki dengan kisah-kisah masa kecil sebagai Bu-Yeon sebelum ia akhirnya ditemukan dan diselamatkan.

Sementara di sisi lain, Jang-Uk yang telah wafat menjadi hidup kembali akibat energi batu es yang berada di tubuhnya. Ia hidup kembali dan energinya menyatu dengan batu es, di mana ia menjadi sangat kuat dan cepat. Namun ia hidup di dalam kesedihan. Yang ia dan semua orang tau adalah Naksu sudah mati tenggelam di danau. Ia sangat sedih akibat kehilangan kekasihnya, juga akibat perbuatan kekasihnya yang menusukkan pedang ke dadanya. Namun ia juga merindukannya. Ia membuatkan monumen khusus dan ia kerap ke sana setiap kali merasa sedih atau hampa.

Kini Jang-Uk menjadi pemburu pemindah jiwa. Sejak kejadian Naksu yang kehilangan kendali dan akhirnya wafat, para pemindah jiwa menjadi buronan dan itu merupakan hal terlarang.

Bak sudah ditakdirkan untuk selalu bersama, Jang-Uk tidak sengaja bertemu Bu-Yeon di menara, saat sedang berburu pemindah jiwa yang bersembunyi di area Jinyowon. Mereka pun menjadi akrab, karena merasa memiliki kemiripan kondisi, yaitu hidup di saat seharusnya sudah mati/mungkin sebaiknya mati. Bahkan saat mengetahui Bu-Yeon akan dinikahkan paksa dengan orang lain (hanya untuk mengandung keturunan penerus Jinyowon), Jang-Uk bersedia menikahinya dengan syarat, ketika kekuatan Bu-Yeon kembali, ia harus membantunya mengeluarkan batu es dalam tubuhnya (karena Bu-Yeon remaja terkenal sebagai penyihir yang kuat dan bisa menggunakan energi batu es).

Meski memiliki kekuatan batu es dan sudah menguasai hwansu, tapi kau tak bisa mendapatkan kembali hati istrimu. Kekuatanmu tak ada gunanya ckckck.

(Putera Mahkota Go-Won)

Namun perjalanan rumah tangga mereka tidak mulus. Bu-Yeon pelan-pelan mengingat kembali saat-saat Naksu menjadi Mu-Deok. Namun ia tidak yakin apakah itu ingatannya atau ia sedang membaca ingatan benda peninggalan Mu-Deok yang dipegangnya. Jang-Uk kerap membatasi interaksinya dengan Bu-Yeon. Namun Bu-Yeon tidak menyerah. Menurutnya, kehidupannya bersama Jang-Uk sekarang sudah sangat-lebih-baik, dari pada harus balik ke menara (rumahnya) tempat ia dikurung, meskipun Jang-Uk sering menghindarinya. Pelan-pelan Jang-Uk bisa menyayangi Bu-Yeon, yang tingkahnya sering mengingatkannya pada kekasihnya yang telah tiada. Ia juga jatuh cinta dengannya.

Pelan-pelan, ingatan Bu-Yeon sebagai dirinya sendiri maupun sebagai Naksu pun kembali, seiring dengan kembalinya kekuatan Bu-Yeon dan Naksu di tubuhnya. Pelan-pelan, Jang-Uk mengenali Bu-Yeon sebagai Naksu. Jalan mereka tidaklah mulus. Harus melewati berbagai penolakan, sakit hati, hingga akhirnya menerima keadaan dan ketetapan. Endingnya? Just watch it! You won’t regret❤️

Air tidak dapat digenggam tapi tanah bisa menampungnya.
Api tidak dapat disentuh tapi kayu bisa memeluknya.
Angin tidak dapat ditangkap tapi beristirahat di atas batu. Jika dibiarkan begitu saja, apapun yang ada di manapun akan terlihat sangat memesona dan membuat berdecak kagum.
Hembusan napas yang keluar merekah seperti salju dan membentuk air mata tapi tidak dapat dititikkan dan terpaksa disembunyikan.
Meski tahu akan terisi lagi walau dikosongkan, air mata kebodohan dan kesedihan tidak dapat dititikkan walau setetes.

Bunga Anggrek yang Mekar di Tengah Salju Putih (Seo-Gyeong)

A Letter For My Future Kids

Hi Kids, this is your Mommy:)

Di penghujung tahun 2023 ada tren ini, Kids. Sebenarnya dalam bentuk video, tapi Mommy terlalu malu untuk berbicara di depan publik. Jadi Mommy tuliskan saja ya di sini. Mommy saat ini telah memasuki “quarter life”, tapi masih single. Bukannya Mommy tidak pernah mencintai orang lain, tapi ternyata dia dan Mommy tidak berjodoh. Semoga Allah menjodohkan Mommy dengan seseorang yang terbaik dari sisiNya. Dan semoga Allah mengizinkan Mommy untuk bertemu denganmu ya Kids. Semoga kelak kalian bangga telah mempunyai Mommy dan Daddy seperti kami. 

Maafkan Mommy ya Kids, jika nanti interaksi kita menyakiti hatimu, yang disebabkan oleh luka hati Mommy yang belum sempurna terobati. Tolong maafkan Mommy. Meskipun Mommy sudah mempelajari beberapa ilmu parenting, namun tetap saja Mommy baru pertama kali menjadi orang tua. Semoga Mommy dimampukan oleh Allah ya, Nak. 

Saat ini Mommy hanya ingin mengatakan itu saja. Mommy telah banyak sekali menulis curhatan pikiran dan perasaan Mommy di beberapa buku harian. Semoga pada waktunya, dirimu bisa membacanya, mengambil yang baiknya, dan memaafkan yang buruknya. Semoga dunia masih baik-baik saja saat dirimu hadir di dunia ya Kids. I love you.

About ILY

Title: ILY
Writer: Tere Liye
Genre: Novel, Fantasy, Adventure, Teenager
Book Pages: 380, 20 cm
Published: Nov 2023

Aku bingung, sebenarnya mau nulis apa. Pengen nulis, tapi bingung. Gimana ya? Tapi yaudah, kebanyakan “tapi” wkwk. Tiba-tiba keingat, Writer-nim pernah bilang kalau penulis banyak yang stuck menulis karena memposisikan diri sebagai editor, yang tulisannya harus bagus, tidak acak-acakan, dan sebagainya.

Padahal, kalau mau nulis, ya nulis aja dulu random. Jadilah aku coba menulis random seperti sekarang. Aku baca ILY, aku menangis, aku kecewa, tapi aku juga sudah menebaknya. Aku tahu kalau Seli akan memilih untuk mengorbankan Tazk daripada Ily, karena sebelumnya Seli pernah memilih untuk diam-diam melepaskan Ily.

Kenapa? Karena tidak tega melihat Ily kesakitan di penjara oleh alat semacam kepompong. Perkiraanku waktu itu, jika Writer-nim menempatkan tokoh-tokohnya berdasarkan sifat-sifat manusia, Seli tidak akan tega menghabisi Ily sebelum membakar bunga matahari hitam.

Meskipun persahabatannya dengan Raib sangat erat, sering bertualang bersama, bahu membahu bertahan hidup di berbagai klan, Seli tetap manusia biasa. Dia menyukai Ily dan masih menyukainya, meskipun Ily telah berubah menjadi sosok yang mengerikan. Tapi cangkangnya, fisiknya, tetap Ily yang dia kenal dulu. Dan itu nyata berada di depan matanya.

Aku yakin manusia mana saja, jika dihadapkan pada pilihan seperti Seli: menghabisi orang yang kamu suka sejak lama atau menghabisi ayah sahabatmu yang sudah lama dia rindukan -di depannya, hampir 100% akan memilih hal yang sama dengan Seli. Tapi aku tetap sedih.

Bagaimanapun jadi Seli tidak mudah. Dia dan Raib terdampar di Klan Matahari Minor yang kehidupan di sana sangat sulit. Kendaraan dan perbekalan mereka dicuri, cuaca sangat ekstrem. Siang hari berada di gurun pasir yang panas, harus terus bergerak ke Barat agar malam hari tidak kena siklus hutan gelap monster yang menyerang dengan ganas dan senantiasa bergerak ke Barat pula.

Belum lagi mimpi buruk mengerikan yang berasa nyata di hampir setiap malamnya, serta pertemuannya dengan Ily yang dia nantikan dan diekspektasikan masih hidup dengan baik di Matahari Minor, ternyata berubah menjadi sosok menyeramkan. Sosok itu tidak ingat siapa dirinya dan menyerang siapa saja demi misi Raja Hutan Gelap.

Dan mereka hanya berdua, Seli dan Raib, tanpa Ali. Padahal peran Ali sangat signifikan dalam petualangan mereka selama ini. Aku tahu posisi Seli sangat sulit. Dia (bersama Raib dan Ali) yang memulai petualangan mereka, dan diberi gifted kemampuan bertarung yang hebat. Tapi dia tidak meminta itu semua, beserta pressure dan tanggung jawab yang datang bersamaan dengan gifted tersebut.

Di sisi lain, aku masih berpikir positif. Bisa jadi Seli telah memperkirakan bahwa seseorang yang sudah berafiliasi dengan kegelapan, tidak akan bisa balik dengan sempurna. Jadi kalaupun mereka berhasil menghabisi bunga matahari hitam, baik Ily maupun Tazk, tidak akan pernah sama lagi ke depannya. Biarlah aku memilih untuk menghabisi Tazk sekarang, daripada sahabatku akan mengenal dan mengenang ayahnya yang telah berubah, yang bukan benar-benar ayahnya, di masa depan. Aku yakin Raib suatu hari akan bisa memahami. Hhh, buku ini benar-benar mengaduk-aduk perasaanku dan membuatku overthinking. Good job Writer!

Self Dialogue (2)

Dear little me,
Terima kasih telah bertahan. Terima kasih telah berusaha untuk menerima semua yang terjadi. Terima kasih untuk masih berharap dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Terima kasih karena telah menahan semuanya. Semua perhatian dan gejolak dalam dada yang ingin disalurkan tapi tidak disalurkan. Semua emosi dan kata-kata kasar yang hanya melintas dalam pikiran. Semua keluhan akan kejenuhan kepada kehidupan yang hanya dituliskan dalam lembaran. Semua sakit hati dan kekecewaan yang tak sampai hati diutarakan. Terima kasih, dan maaf. Maafkan aku yang tidak selalu mengirimkan pelukan ketika kamu menahan diri. Maafkan dunia yang kadang terlalu kejam untuk kamu pahami, atau terlalu meremehkan emosi manusia. Semoga kamu tetap tidak menyerah untuk berusaha menjadi baik. Ingat, Tuhan tidak akan pernah meninggalkanmu sendirian, meski secara kasat mata kamu sedang sendirian.

Drama The Good Bad Mother

Title: The Good Bad Mother (English title) / Bad Mother (literal title)
Revised Romanization: Nabbeun eomma
Hangeul: 나쁜엄마
Director: Sim Na-Yeon
Writer: Bae Se-Young
Network: JTBC
Episodes: 14
Release Date: April 26 – June 8, 2023
Runtime: Wed. & Thur. 22:30
Language: Korean
Country: South Korea
Main Actors: Ra Mi-Ran, Lee Do-Hyun, Ahn Eun-Jin

“Kata kebetulan digunakan oleh orang yang pertama kali kita temui. Sementara takdir digunakan untuk orang yang bersama kita sampai akhir.”

Drama ini menceritakan tentang keseharian dan hubungan antara seorang ibu dan anak laki-lakinya. Jin Young-Soon adalah seorang ibu tunggal. Dahulu, ia dan suaminya memiliki peternakan babi di sebuah desa. Suatu hari, saat ia sedang hamil anak pertamanya, suaminya terlibat konflik dengan pejabat daerah setempat. Mereka ingin peternakan itu dipindahkan ke tempat lain karena daerah itu akan menjadi salah satu rute pawai dalam menyambut acara olahraga internasional. Peternakan babi tersebut dianggap bau dan akan mengganggu jalannya acara karena akan diliput oleh banyak media. Suami Young-Soon tidak setuju dengan hal tersebut karena menurutnya, peternakan babi miliknya tidak harus dipindahkan ke tempat lain. Berbagai cara ditempuh oleh pejabat daerah tersebut agar menuruti keinginannya, mulai dari iming-iming hingga ancaman, namun Suami Young-Soon tidak tertarik. Karena tidak berhasil dipengaruhi, akhirnya peternakan tersebut dibakar oleh sang pejabat daerah dan kaki tangannya. Suami Young-Soon membawa kasus kebakaran tersebut ke meja hukum dan harus menjalani persidangan yang berakhir dengan kekalahan. Tak lama setelah itu, suaminya meninggal dan dikabarkan bunuh diri. Young-Soon yang melihat suaminya pamit keluar rumah dengan baik-baik saja, menyadari ada yang tidak beres dengan berita tersebut. Namun, ia yang hidup sebatang kara lebih memilih untuk pindah ke daerah lain dan memulai hidup di sana dengan bayi yang dikandungnya.

Young-Soon akhirnya tinggal di Desa Jouri. Anaknya lahir saat ia baru pindah ke sana dan diberi nama Choi Kang-Ho. Beberapa menit setelahnya, tetangganya yang juga hamil tua mengalami kontraksi dan melahirkan seorang putri yang diberi nama Lee Mi-Joo. Bayi mereka dilahirkan di hari yang sama dan di rumah yang sama. Mereka berdua sangat dekat sedari kecil. Young-Soon mendidik anaknya dengan sangat keras. Kang-Ho diminta belajar terus menerus dan harus selalu menjadi yang terbaik di sekolahnya. Ia akan dimarahi ketika ketahuan melukis atau ketiduran saat seharusnya belajar di kamarnya. Ia bahkan dimarahi saat menangis karena diejek oleh teman-temannya perkara ia tidak punya ayah. Ia diberi makan porsi kecil, agar tidak mengantuk dan bisa belajar lebih lama. Ia juga tidak pernah diijinkan mengikuti rekreasi yang diadakan sekolahnya. Serta banyak hal lagi yang membuat dirinya hanya memiliki seorang teman yaitu Lee Mi-Joo. Setiap kali Kang-Ho protes mengenai kewajibannya dan berbagai larangan ibunya, Young-Soon hanya mengatakan bahwa ia melakukan hal tersebut karena Kang-Ho harus kuliah di Seoul, jurusan hukum dan menjadi seorang jaksa, ketika itu terjadi baru-lah Kang-Ho bisa hidup bebas dan berhenti dimarahi olehnya.

Saat ini, Kang-Ho telah menjadi jaksa di Kantor Pengadilan Seoul. Ia dikenal sebagai jaksa yang dingin dan kejam oleh rekan kerjanya. Ia jarang pulang ke rumah ibunya dan bersikap dingin terhadapnya. Suatu hari, ia pulang ke rumah hanya untuk memperkenalkan calon istrinya, Oh Ha-Young, yang merupakan putri seorang anggota dewan di Seoul. Ia juga ingin membujuk ibunya agar menandatangani surat adopsi. Kang-Ho akan diadopsi oleh ketua Woobyeok Group, sebuah grup konglomerat di Korea yang sangat terkait dengan calon ayah mertuanya saat itu. Meskipun berat hati, ibunya menandatangani surat adopsi tersebut. Lalu, ia dan Ha-Young meninggalkan berbagai barang mewah di rumah sang ibu. Ketika dalam perjalanan, Ha-Young berhenti sebentar di pinggir jalan yang berada di tepi jurang untuk menghirup udara segar, sementara Kang-Ho sedang tidur. Tiba-tiba, mobil mereka ditabrak oleh truk dan jatuh ke dalam jurang tersebut. Ha-Young yang menyaksikan kejadian tersebut berteriak histeris dan langsung menghubungi telepon darurat.

Kang-Ho selamat dari kecelakaan, tetapi ia mengalami benturan keras di kepalanya yang mengganggu ingatannya. Setelah sadar, ia mengalami kelumpuhan sementara di kaki dan tangannya. Selain itu, ia juga mengalami amnesia, ingatannya kembali ke saat ia berumur 7 tahun. Saat ini, Young-Soon harus merawat anaknya yang berumur 30 tahun seperti anak kecil. Karena hal itu, ia menyadari akibat buruk dari didikan kerasnya terhadap anaknya selama ini. Ia juga menemukan fakta-fakta perilaku anaknya ketika menjadi jaksa. Pelan-pelan, ia menemukan beberapa catatan yang ditinggalkan anaknya sebelum kecelakaan. Namun, pada saat yang sama, ia juga didiagnosa menderita kanker lambung stadium akhir dan divonis memiliki waktu hidup yang sangat terbatas.

Namun di balik semua kejadian buruk yang menimpa Young-Soon, ia juga mengalami hal yang membahagiakan. Ia menjadi sangat dekat dengan para tetangganya. Ia bisa memperbaiki perlakuannya kepada anaknya dan menjadi sangat dekat dengannya. Ia bisa mengetahui perasaan anaknya dan alasan di balik sikap dingin anaknya selama ini. Ternyata anaknya tidak membencinya, bahkan mengasihaninya dan merencanakan misi balas dendam untuknya. Ia juga dapat berpamitan dengan bahagia dan mempersiapkan kematiannya. Ia mengajarkan hal-hal yang belum pernah ia ajarkan, mengatakan hal-hal yang belum pernah ia katakan, dan melakukan hal-hal yang belum pernah ia lakukan kepada anaknya. Hingga ingatan anaknya, Kang-Ho, perlahan-lahan kembali dan menjadi utuh seperti dulu, dengan kondisi jiwa yang jauh lebih baik. Kang-Ho juga menemukan kembali cinta sejatinya, Lee Mi-Joo, yang sempat ia tinggalkan karena takut membahayakan hidup wanitanya, saat ia menjalankan misi pribadinya.

Putraku, Kang-Ho.
Kau ingat surat pertama yang kau tuliskan untuk ibu? Kau bilang meski tubuh kita berjauhan, hatimu selalu ada bersama ayah dan ibu di dalam kenangan kita bertiga. Mungkin saat kau membaca surat ini ibu juga sudah pergi. Kang-Ho, karena ada ikatan darah kita bisa menjadi ibu dan anak. Padahal ibu ingin menjadi ibu yang baik dalam ikatan ini. Namun karena ibu juga baru pertama kali menjadi ibu di dunia yang hanya sekali ini, ibu banyak kekurangan. Maafkan ibu. Di kehidupan selanjutnya ibu berharap untuk menjadi ibumu sekali lagi. Jika itu terjadi, ibu akan berlaku lebih baik. Ibu tidak akan melarangmu bersedih karena tidak punya ayah. Ibu tidak akan mendoktrinmu bahwa nilai adalah segalanya untuk hidup. Ibu tak akan berpura-pura tak tahu bahwa kamu berbakat dalam melukis. Ibu tak akan berpura-pura tidak melihat tatapanmu bahwa kau masih lapar dan ingin makan lebih banyak. Ibu tak akan menahan air mata saat melihatmu kesakitan. Ibu akan membantumu bangkit saat terjatuh. Ibu akan memelukmu saat kau ketakutan. Ibu akan memujimu dan berterima kasih kepadamu serta mengatakan bahwa ibu menyayangimu setiap hari. Selain itu ibu juga tak akan pergi secepat ini. Ibu menyayangimu anakku. Hiduplah dengan bahagia selamanya bersama istrimu dan anak-anakmu. Mari kita bertemu lagi saat harapan ibu terkabul.
-dari ibumu yang jahat.

“Banyak orang bilang cintailah pasanganmu seakan ini adalah cinta pertamamu. Namun menurutku, cintailah pasanganmu seakan ini adalah saat terakhirmu dengannya. Dengan begitu kamu tidak akan bertindak sembarangan. Seperti saat terakhir ibu bertemu ayahmu, ia mengatakan “sampai nanti”. Hal itu membuat ibu senang, seakan ibu akan bertemu lagi dengannya.”

-Jin young soon-

Inspired by https://asianwiki.com/The_Good_Bad_Mother

Drama The Glory

Title: The Glory
Revised romanization: The Glory
Hangul: 더 글로리
Director: Ahn Gil-Ho
Writer: Kim Eun-Sook
Network: Netflix
Episodes: 16
Release Date: December 30, 2022
Language: Korean
Country: South Korea
Main Actor: Song Hye-Kyo, Lee Do-Hyun, Lim Ji-Yeon

Pada Kdrama The Glory, saya terkesan dengan interaksi yang terjadi di antara Moon Dong-Eun dan Joo Yeo-Jeong. Sebelum membahas itu, saya akan menjelaskan ceritanya secara singkat. Dong-Eun adalah seorang wanita yang masa remajanya dipenuhi oleh kekerasan. Meskipun ia adalah anak yang pintar, ia mengalami perundungan yang sangat parah di sekolah. Di rumah, ia tinggal dengan ibunya yang juga melakukan kekerasan terhadapnya dan sangat menyukai uang. Bahkan ibunya setuju untuk mengeluarkan Dong-Eun dari sekolah setelah dibayar oleh orang tua salah satu perundungnya, yaitu orang tua Park Yeon-Jin.

Setelah keluar dari sekolah, Dong-Eun kabur dari ibunya dan menjadi buruh pabrik. Di waktu istirahatnya, Dong-Eun tetap belajar dan mengejar ujian kesetaraan. Akhirnya, ia berhasil kuliah dan kini menjadi guru SD, di mana anak Yeon-Jin bersekolah. Dong-Eun menyusun rencana balas dendamnya terhadap Yeon-Jin dan rekan-rekannya yang melakukan perundungan terhadapnya. Di tengah usaha balas dendamnya tersebut, ia bertemu dengan Yeo-Jeong dan seorang wanita yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga, yang kemudian ia jadikan kaki tangannya.

Yeo-Jeong adalah seorang dokter bedah plastik. Ia adalah anak dari direktur rumah sakit swasta terkenal di Seoul. Ayahnya dahulu adalah seorang dokter yang sangat baik yang wafat dibunuh oleh narapidana yang ditolong oleh ayahnya. Kejadian tersebut menimbulkan dendam dan kekosongan di hati Yeo-Jeong. Suatu ketika, ia bertemu dengan Dong-Eun dan tertarik padanya. Yeo-Jeong pantang menyerah dalam mendekati Dong-Eun meskipun responsnya selalu datar. Mereka menjadi dekat ketika Dong-Eun mengetahui bahwa Yeo-Jeong merupakan pro-player Go dan meminta untuk diajari. Sedikit demi sedikit, Dong-Eun membuka dirinya dan berteman dengan Yeo-Jeong. Bahkan, ia memperlihatkan lengan dan kakinya yang dipenuhi bekas luka bakar akibat perundungan yang dialaminya. Yeo-Jeong yang mencintai Dong-Eun pun bertekad membantu balas dendam wanita itu meskipun ia tidak memintanya.

Basecamp mereka adalah rumah Yeo-Jeong, yang nantinya Dong-Eun tinggal di rumah itu demi kelancaran rencana mereka. Di sana ia tidur di dalam tenda yang dibangunnya di tengah-tengah rumah tersebut. Meskipun jalan yang dilalui Dong-Eun tidaklah mulus, namun sedikit dipermudah dengan adanya dukungan Yeo-Jeong (dan juga Ibu Yeo-Jeong). Pada akhirnya usahanya selama ini membuahkan hasil dan hidupnya mulai berwarna dan menemukan cinta.

Adegan favorit saya adalah di Episode 12 setelah kejadian Dong-Eun difitnah menerima suap dari para wali murid. Padahal, para wali murid tersebut memberikan banyak uang dan barang branded bukan ke dirinya melainkan ke ibunya. Di tengah hujan, Dong-Eun hampir diserang oleh seorang pria, tetapi diselamatkan oleh Yeo-Jeong. Mereka kemudian pulang. Dong-Eun langsung mengunci diri di dalam tendanya dan menangis dalam diam. Sementara itu, Yeo-Jeong mondar-mandir di depan tenda (kelihatan dari bayangan lampu) dan mengatakan bahwa ia ada di sana dan bahwa Dong-Eun tidak sendirian.

Saya terkesan dengan kehidupan mereka. Mereka tinggal bersama karena suatu tujuan (balas dendam). Mereka keluar rumah untuk urusan yang berbeda. Mereka berusaha mengontrol ekspresi wajah mereka dan meninggalkan urusan di luar sebelum memasuki rumah. Mereka saling mendukung namun saling memberi kebebasan. Yeo-Jeong yang mencintai Dong-Eun senantiasa ingin membantunya namun ia tidak memaksa. Wanita itu pun menerima bantuan Yeo-Jeong namun tidak menyusahkan dan bergantung. Saya rasa ini adalah potret kehidupan rumah tangga yang sempurna, meskipun dalam kisah ini hubungan mereka bukanlah romansa atau rumah tangga.

Inspired by: https://asianwiki.com/The_Glory dan https://asianwiki.com/The_Glory_Part_2

Drama The Forbidden Marriage

Title: The Forbidden Marriage (English title) / Geumhonryung, Joseon’s Ban on Marriage (literal title)
Revised romanization: Geumhonryung, Joseon Honin Geumjiryung
Hangul: 금혼령, 조선 혼인 금지령
Director: Park Sang-Woo
Writer: Chun Zi-Hye (web novel & screenplay)
Network: MBC, Prime Video
Episodes: 12
Release Date: December 9, 2022 – January 21, 2023
Runtime: Friday & Saturday 22:00
Language: Korean
Country: South Korea
Main Actor: Kim Young-Dae, Kim Woo-Seok, Park Ju-Hyun

“Aku adalah seorang penipu. Aku tak merasa bersalah saat aku menipu orang orang untuk mencari nafkah. Hingga pada akhirnya aku menyakiti seseorang dengan begitu parah. Padahal orang tersebut sangat mencintaiku. Jadi sudah jelas bahwa saat ini aku dihukum dan tidak akan bisa melihatnya lagi. Namun aku masih ingin bertemu dengannya (merindukannya).”

Ye So Rang

Drama ini bercerita tentang Lee Heon yang merupakan seorang Raja Joseon. Pada saat Ia masih menjadi Putra Mahkota 7 tahun yang lalu, Putri Mahkota ditemukan wafat di tiang gantungan di kediamannya. Kematian istrinya tersebut membuat Lee Heon terguncang, dikarenakan mendiang Putri Mahkota dituduh melakukan bunuh diri, yang mana merupakan tindakan yang sangat tidak terhormat pada saat itu. Lee Heon yakin mendiang istrinya tidak mungkin bunuh diri, namun Ia tidak punya bukti atas itu. Situasi tersebut dimanfaatkan oleh beberapa petinggi istana, dan keluarlah aturan larangan untuk melakukan pernikahan dan hubungan romansa bagi seluruh rakyat Joseon, hingga saat ini. Selama 7 tahun tersebut sudah dilakukan beberapa upaya untuk mencari pasangan baru bagi Lee Heon, namun selalu berakhir dengan wafatnya para wanita tersebut dengan situasi dan tempat yang sama dengan mendiang Putri Mahkota wafat.

So Rang adalah seorang wanita cantik dan ceria yang melakukan trik penipuan untuk mencari nafkah. Ia mengaku dapat melakukan pembacaan kecocokan antara calon pasangan dan dapat berkomunikasi dengan arwah. Padahal itu adalah kemampuannya dalam membaca gerak-gerik/gestur tubuh orang lain, serta didukung oleh pembawaannya yang ceria, ramah dan percaya diri. Namun karena satu dan lain hal, Ia hidup berpindah-pindah dari satu daerah ke daerah lain. Suatu ketika Ia digrebek saat sedang melakukan bisnisnya di Aedaldang, dan Ia ditahan di penjara. Ia berusaha bebas dan berkata bahwa dirinya bisa berkomunikasi dengan arwah. So Rang pun dipanggil oleh Raja Lee Heon. Ia pura-pura berkomunikasi dan menerima arwah Putri Mahkota. Triknya pun sukses. Raja percaya dengan semua perkataan dan tindakannya. Akhirnya So Rang dijadikan dayang untuk membantu Raja dan mengobati kerinduan dan luka hatinya akan Putri Mahkota. Di sisi lain, Raja tau bahwa semua wanita yang dekat dengannya akan celaka. Oleh karena itu, Ia menugaskan kepada sahabat dan kapten militernya, Shin Won untuk melindungi So Rang.

Shin Won adalah seorang Kapten Pengadilan Negeri. Ia adalah putra seorang menteri kerajaan. 7 tahun yang lalu sebelum larangan pernikahan, Ia dijodohkan dan hampir menikah dengan seorang wanita bernama Hyeon Seon. Sebelum perjodohannya, Ia mencari tau tentang wanita tersebut dan Ia jatuh cinta dengannya. Namun, saat hari perjodohan, ternyata wanita yang dibawa oleh keluarga tersebut bukan wanita yang Ia tau, melainkan adik tirinya. Bahkan wanita tersebut dikabarkan telah hilang/wafat. Namun sebelum pernikahan dilaksanakan, larangan menikah telah terbit. Sehingga Ia tidak jadi menikah. Ia merasa ada kejanggalan dengan keluarga itu, maka Ia berusaha mencari keberadaan wanita tersebut. Saat tidak sengaja bertemu dengan So Rang, memenjarakannya, membebaskannya, hingga melindunginya karena titah Raja, Ia menyadari bahwa So Rang adalah Hyeon Seon yang dahulu (dan masih) Ia cintai. Mereka pun semakin dekat dan akhirnya berteman. Namun So Rang tidak mengakui siapa Ia sebenarnya. Ia hanya mengakui bahwa Ia adalah wanita yang hidupnya nomaden dan tidak jelas asal usulnya. Bukan Shin Won jika Ia memaksakan So Rang untuk jujur kepadanya. Ia memilih untuk menyimpannya sendiri.

Kisah mereka menjadi kompleks. Diawali dengan penipuan yang dilakukan So Rang untuk bebas dari penjara. Mereka terlibat dan menjadi dekat satu sama lain. Hingga momen seleksi calon Ratu yang berada di bawah wewenang Ibu Suri. Ibu Suri sebenarnya adalah orang yang baik. Meskipun Ia dekat dengan beberapa pejabat yang korup dan semena-mena dengan rakyat. Namun di akhir Ia dapat berpikir jernih karena keterlibatan So Rang yang pemberani. Dalam proses seleksi Ratu, mereka bertiga dibantu kepala dayang dan kepala kasim berusaha mencegah kecurangan. Tentu jalannya tidak mulus. So Rang diculik. Raja yang mau diturunkan dari tahta karena dituduh mengabaikan urusan kerajaan saat menyelamatkan So Rang yang diculik. So Rang difitnah penipu dan dikeluarkan dari istana. Hingga pembunuhan berencana kepada Shin Won dan So Rang untuk melemahkan Raja yang menjadi tegas dan kekuasaannya yang menguat. Pada akhirnya, Lee Heon sempurna melupakan Putri Mahkota dan mencintai So Rang. Shin Won juga masih mencintai So Rang. So Rang mengakui bahwa Ia adalah Hyeon Seon yang asli.

Dari kisah mereka kita dapat belajar untuk tulus mencintai pasangan seperti Lee Heon, belajar untuk mengikhlaskan dan melepaskan seperti Shin Won, belajar untuk berhenti lari serta menghadapi masalah dengan ceria dan berani seperti So Rang.

Apakah cinta adalah ketika kau senang saat bersamanya atau cinta adalah ketika kau sedih saat tidak bersamanya?

The Forbidden Marriage

Inspired by https://asianwiki.com/The_Forbidden_Marriage & https://koreanbinge.files.wordpress.com/2022/11/theforbiddenmarriage-poster-1.jpg?w=1200

Drama Reborn Rich

Title: Reborn Rich (English title) / The Chaebol’s Youngest Son (literal title)
Revised romanization: Chaeboljib Maknaeadeul
Hangul: 재벌집 막내아들
Director: Jung Dae-Yoon
Writer: San Kyeong (web novel), Kim Tae-Hee
Network: JTBC
Episodes: 16
Release Date: November 18 – December 25, 2022
Runtime: Friday-Sunday 22:30
Language: Korean
Country: South Korea
Main Actor: Song Joong-Ki, Lee Sung-Min, Shin Hyun-Bin

Tahun lalu cadangan devisa Korea 30 miliar dolar, liabilitas 170 miliar dolar yang artinya peringkat kredit negara menurun, dan jumlah gaji yang belum dibayar 700 juta dolar. Mahasiswa tahun pertama pun pasti tau bahwa krisis akan terjadi. Mengapa pejabat keuangan tidak sadar? Bukankah itu aneh?

Jin Do-Jun

Yoon Hyeon-Woo has worked for Soonyang Corporation Group for more than 10 years. He worked as Senior Manager of Future Asset Management Department. But his job mainly consists of taking care of the family that runs the company. One day, he is falsely accused of corporate embezzlement by the conglomerate family, and he get into an accident. He is shot while on a business trip overseas. The next moment, Yoon Hyeon-Woo finds himself in the body of a teenager that is the Soonyang family’s youngest grandson Jin Do-Jun, where died around 20 years ago. Then he decides to take revenge on the Soonyang Conglomerate family (as Jin Do-Jun) and wants to take over the company.

Jangan pernah bertaruh dengan hal yang tidak kamu yakini. Dan jangan serakah, karena serakah selalu mengaburkan pandangan (penilaian).

jin do-jun

Because Yoon Hyeon-Woo used to be a Senior Manager, so in this life (as Jin Do-Jun) he born to be the youngest grandson of Soonyang who is very smart and often interacts with his grandfather Jin Yang-Cheol (who is the founder of Soonyang Corporation). They often talk about business, then he becomes close to his grandfather. Another reason, Jin Do-Jun is the first member of the Soonyang family to successfully attend a prestigious university (his grandfather was a man of high ambition and pride). With his experience of repeating life, he also invested and built his own company namely Miracle Investment, with his acquaintance who is an expert in investment and finance, Oh Se-Hyeon.

Memahami pasar berarti kamu memahami orang. Dan memahami orang lain adalah kunci pertama dan utama dari investasi.

Oh se-hyeon

Jin Do-Jun was born in a warm family. His father and mother loved each other. Their marriage was not sanctioned by his grandfather because his mother was an actress. His father was willing to leave the Soonyang family to marry his mother. However, they live well because their father built an entertainment company. His older brother is also very good, and they get along very well. His family always supports whatever he does. The family is the perfect family portrait. Unlike the Yoon Hyeon-Woo family. His family is quite poor. His father worked as a factory worker and was affected by the country’s recession (fired from his job). Because of that, the smart Yoon Hyeon-Woo buried his desire to go to college and started working as a laborer in Soonyang Corporation (until he became a Senior Manager).

Untuk putra ibu yang rapi dan teratur, ibu berdoa agar kamu bisa tinggal (berjodoh) dengan seseorang yang bisa memasuki hatimu tanpa susah payah bahkan saat kamu kesulitan dan seseorang yang kamu bisa membuka diri kepadanya tanpa merasa malu.

lee hae-in (jin do-jun’s mother)

In this life he learns that life will go on as it should even if he prevents terrible things from happening again (example: his mother dies, the country still goes into recession, he still has accidents, etc). Therefore, Yoon Hyeon-Woo as Jin Do-Jun take advantage of his privilege (now) as the grandfather’s favorite grandson to devise a revenge plan against the conglomerate family that had killed and slandered him.

Di dada kakek ada 3 hal yang tidak dimiliki orang lain: keserakahan terhadap uang, ketidakpercayaaan terhadap karyawan, kemampuan untuk mengkhianati siapapun kapan saja. Kakek membesarkan Soonyang dengan 3 hal itu. Oleh karena itu, jangan percaya pada siapapun. Jangan membuka diri pada siapapun. Itu akan menjadi kelemahanmu.

Jin Yang-Cheol

Inspired by https://asianwiki.com/Reborn_Rich

Love and Lose

Ketika menonton K-drama The Forbidden Marriage, seketika terlintas pertanyaan di benakku. Lebih sedikit tidak menyakitkan yang mana, kehilangan seseorang yang dicintai karena dia memilih orang lain atau karena dia meninggal dunia?

Aku tau perasaan itu. Kehilangan tidak memilih. Ia sama menyakitkannya untuk semua kehilangan yang didasari cinta. Untuk sekarang, aku lebih memilih kehilangan dia karena memilih orang lain. Awalnya mungkin terasa menyakitkan. Bisa jadi timbul kebencian atau penyesalan. Namun jika dia bahagia dengan pilihannya tersebut, memungkinkan untuk meluruhkan kebencian di dalam hati. Karena salah satu esensi cinta adalah bahagia melihat dia bahagia.

Ini sedikit berbeda dengan kehilangan karena kematian. Kau tidak dapat melihatnya lagi. Tak ada lagi kabar. Semua harap pun menghilang. Yang tersisa hanya kenangan. Dan kenangan terkuat adalah kenangan saat terakhir kali kau bersamanya. Baik, jika itu adalah kenangan manis. Namun jika tidak, penyesalan yang akan mendominasi. Bagiku itu lebih menyakitkan.

Satu hal yang pasti, berapa kali pun manusia mengalami kehilangan, itu akan sama menyakitkannya untuk ke sekian kalinya. Dan cinta memang urusan yang rumit. Namun, kurasa kebencianku kepadamu telah luruh.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai