Senja

Di suatu senja terhebat
Mataku memandangmu lekat
Pikiranku berusaha menggenggam mu erat
Menatap pada nun jauh di belakangmu
Sejenak aku terdiam, dirimu adalah dirimu
Aku seolah melupakan banyak hal disaat mengagumimu
Namun sekarang aku siap
Kurasa aku tak perlu cemas lagi
Kini la remuk di genggamanku

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Buat situs web Anda sendiri, gratis di WordPress.com.Buat situs web Anda sendiri.
Mulai gratis