Menggali dan Membangkitkan Potensi Diri

by: Ummu Balqis

  1. Potensi diri adalah suatu kekuatan yang terpendam dan belum muncul atau belum kelihatan. Contohnya cuaca saat ini mendung berpotensi hujan. Artinya hujan disini bisa jadi muncul, namun bisa juga tidak. Jika bicara mengenai potensi diri artinya bicara tentang kekuatan terpendam diri sebagai karunia dari Allah yang hendaknya dimanfaatkan dengan baik.
  2. Kalau manusia belum mengetahui potensi dirinya maka akan cenderung terkena sindrom rendah diri, tidak percaya diri sendiri, merasa tidak berguna, dll. Pada dasarnya setiap manusia adalah juara, sejak proses kelahiran manusia dimana harus berjuang mengalahkan hingga milyaran sel sel yang lain untuk tetap hidup. Proses ini tentu bukan kebetulan, Allah pasti punya alasan mengapa seseorang ini yang akhirnya dipilih untuk tetap hidup dan lahir sebagai manusia. Jadi hal yang paling penting sebelum mengetahui potensi diri adalah menyadari bahwa diri ini seorang pemenang. Dalam QS. AtTin:4 disebutkan bahwa Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik baiknya. Artinya memang setiap manusia yang lahir adalah yang terbaik, yang tentu harus melakukan hal yang terbaik juga. Dalam QS. Al-Isra:70 disebutkan bahwa Allah menganugerahkan manusia kelebihan yang sempurna dibanding dengan makhluk lainnya.
  3. Allah memberikan potensi yang beragam untuk setiap manusia. Potensi itu akan mudah muncul ketika dibarengi dengan kebutuhan hidup. Contohnya manusia yang tinggal di dekat sungai akan lebih jago berenang dari pada mereka yang tinggal di gurun. Atau seseorang akan lebih cepat keluar potensi memasaknya ketika mempunyai orang tua yang punya bisnis catering rumahan. Ini dapat disimpulkan bahwa potensi akan lebih mudah keluar jika berkaitan dengan tujuan hidup seseorang, kemampuan apa yang diinginkan dan kemampuan apa yang harus lebih diasah akan berhubungan dengan tujuan hidup seseorang ke depannya.
  4. Bicara tentang tujuan hidup, ada yang bersifat umum dan ada yang bersifat khusus. Dalam QS. AzZariyat:56 telah disebutkan bahwa tujuan manusia diciptakan adalah untuk beribadah kepada Allah. Dalam mewujudkan tujuan global itu tentu diperlukan tujuan tujuan khusus dengan jangka yang lebih pendek. Dalam HR. Muslim disebutkan bahwa Allah lebih mencintai mukmin yang kuat dari pada mukmin yang lemah. Kuat disini sangat luas, bisa kuat secara fisik, ekonomi, kekuasaan, emosi, keturunan, dll. Merupakan suatu kesalahan besar jika hal itu semua dianggap tidak penting bagi seorang mukmin, karena Allah lebih mencintai mukmin yang kuat. Apalagi dia menggunakan kekuatannya untuk kebermanfaatan dan kemajuan umat.
  5. Tujuan hidup akan lebih mudah diraih dengan menggunakan teknik peta hidup atau life mapping. Peta hidup merupakan teknik pemanfaatan pemikiran melalui hasil perenungan penting yang mendalam, kemudian dituangkan ke dalam suatu gambar yang mendeskripsikan tujuan hidup, beserta deskripsi diri, peran yang harus diambil oleh diri, rencana langkah yang akan diambil sebagai usaha pencapaian, dll. Peta hidup berfungsi sebagai guideline akan apa yang akan dilakukan sekarang dan ke depannya. Peta hidup biasanya dibuat semenarik mungkin agar senantiasa diingat oleh pembuatnya. Beberapa manfaat peta hidup antara lain:
    a) sebagai modal dasar dan arahan dalam melangkah
    b) sebagai guideline atau pedoman dalam melangkah, apa saja kekurangan diri yang harus segera diupgrade dan mana yang nanti dulu.
    c) sebagai analisis kegagalan, hal apa saja yang berpotensi gagal dan sukses ditulis secara realistis
    d) membantu untuk bersikap sesuai skala prioritas, sesuai apa yang akan dituju
    e) pendayagunaan potensi
    f) sebagai koreksi diri, apa saja yang sudah tercapai dan apa saja yang belum, dan kenapa belum tercapai
  6. Hal hal yang harus disiapkan dalam membuat life mapping:
    a) tujuan jangka pendek hidup, list apa yang ingin dicapai berdasarkan waktu dan jenis, misal tiap 1 tahun, 5 tahun, 10 tahun, dalam pernikahan, ekonomi, ibadah, dll.
    b) prioritas dalam waktu, misal dalam 5 tahun apa yang paling utama untuk dicapai, dan seterusnya.
    c) catatan penting tentang potensial yang harus dikembangkan untuk mencapai tujuan, sebaiknya ditulis disebelah tujuan.
    d) langkah konkret yang akan dilakukan dalam mencapai tujuan, langkah konkret dalam mengembangkan potensi tersebut agar mencapai tujuan, semakin rinci maka semakin baik.
  7. Dalam membuat life mapping, bisa dibuat mapping umum dan mapping khusus. Mapping khusus merupakan rincian atau penjelasan lebih detail akan mapping umum, misal mapping finansial 5 tahun ke depan, mapping self improvement setahun ke depan, dll. Dengan mendetailkan mapping harapannya sebagai benteng diri dan hidup akan lebih terarah.
  8. Bicara mengenai pandangan islam terhadap life mapping, islam mengenal cita cita. Dalam QS. ArRa’d:11 disebutkan bahwa sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu kaum sehingga mereka mengubah keaadaan diri mereka sendiri. Artinya islam mengajak dan memerintahkan agar senantiasa bergerak merencanakan dan melakukan perubahan. Life mapping juga tujuannya agar bersegera merencanakan dan melakukan perubahan. Dalam QS. AlQashas:77 disebutkan bahwa Allah memerintahkan manusia untuk mencari kebahagiaan akhirat, namun dengan tidak melupakan kenikmatan dunia.
  9. Rasulullah juga melakukan teknik mapping, saat menjelaskan tentang ajal manusia. Dalam HR. Bukhori dan Ibnu Mas’ud yang menjelaskan tentang cara Rasulullah menjelaskan akan ajal manusia.
  10. Setelah membuat life mapping, tentu harus direalisasikan dengan aksi. Berikut saran agar usaha dalam merealisasikan cita cita menjadi senantiasa bergairah atau bersemangat:
    a) perbaiki ibadah, karena rutinitas ibadah seseorang sangat mempengaruhi kehidupan duniawinya. Dalam QS. AlBaqarah:153 disebutkan bahwa Allah memerintahkan mukmin untuk menjadikan sabar dan salat sebagai penolong. Artinya ketika seseorang menghadapi kebuntuan dalam hidupnya, janji Allah adalah akan ada pertolongan dalam sabar dan salat. Karenanya salatnya perlu diperbaiki dan perlu lebih khusyu, bisa dengan cara memahami arti bacaan salat, minta dengan sungguh sungguh kepada Allah dan menggapai rasa ketenangan, maka setelah salat insya Allah akan lebih mudah fokus. Salat yang khusyu bahkan jauh lebih baik dari pada yoga dan meditasi.
    b) perbaiki relasi dengan orang tua, bisa jadi kesuksesan seseorang 80% nya merupakan doa orang tua yang diijabah oleh Allah.
    c) bersahabat dengan orang soleh yang sukses, agar ketularan semangatnya, pantang menyerahnya, hingga majelis ilmunya. Berteman memang dengan siapa saja, namun bersahabat perlu sedikit pilih pilih. Jika di era internet sekarang ini, bisa dengan mengikuti media sosial orang orang yang memiliki positive vibes dengan melihat semangatnya, postingannya, storynya, pencapaiannya.
    d) update ilmu, karena zaman hidup dulu berbeda dengan zaman hidup sekarang, tren sekarang pun akan berbeda dengan tren masa depan. Contohnya, mempelajari bagaimana tetap terkoneksi dengan anak yang hidup di zaman gadget, bagaimana hukum transaksi dengan e-commerce, dll.
    e) jangan lupa sedekah, dengan bersedekah bisa berbagi kebahagiaan dan siapa tahu ada doa orang orang yang merasa sangat tertolong yang akan dikabulkan oleh Allah.

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai