Ada nama yang lama tak diucap, tapi tak pernah benar-benar hilang dari kepala.Ia tinggal di sela-sela doa yang tak bersuara.Di pagi yang terasa kosong meski matahari menyapa. Ada wajah yang samar dalam ingatan, tapi jelas dalam perasaan.Tak kuingat nadanya, tapi rindunya menetap. Tak kuingat genggamannya, tapi bayangnya tak pernah lenyap. Kadang kita terlalu sibuk untukLanjutkan membaca “To Remain”
Arsip Tag:sincerity
Longing (3)
Kegelapan menyelimutiMemelukku dan membawaku pergiMenembus ruang dan waktuMenyusuri kembali kepingan cetak biruAku melihat sesosok yang riangSeolah hari esok akan selalu lapangAtmosfer ini terlalu nyataApakah aku kembali?Bisakah aku menyentuhmu sekali lagi?Bahana intensi riuh rendahAlunan kehangatan melewahDetik dan menit bersuka cita memintal asaJantung hati pun luruh merembahCahaya kembali menyelimutiKali ini, membawa pergi duka hati
Sincerity and Warmhearted
I’m impressed yesterday. Aku terkesan pada perilaku seseorang. Mungkin itu adalah hal yang biasa dia lakukan, mungkin hal itu merupakan bagian dari dirinya, bahkan mungkin dia tidak sadar saat melakukannya. But, it touched and warmed my heart. Apa yang dia lakukan? Dia mengapresiasi pencapaian kecilku. Dia memuji ketika aku berhasil, tetap tersenyum ketika aku mengacaukanLanjutkan membaca “Sincerity and Warmhearted”
