To Remain

Ada nama yang lama tak diucap, tapi tak pernah benar-benar hilang dari kepala.Ia tinggal di sela-sela doa yang tak bersuara.Di pagi yang terasa kosong meski matahari menyapa. Ada wajah yang samar dalam ingatan, tapi jelas dalam perasaan.Tak kuingat nadanya, tapi rindunya menetap. Tak kuingat genggamannya, tapi bayangnya tak pernah lenyap. Kadang kita terlalu sibuk untukLanjutkan membaca “To Remain”

Between Adab and Seeking Knowledge

Have you ever felt empty inside? Have you ever felt like nothing excites you anymore, like nothing matters, like nothing is worth living for? If you have, you are not alone. Many people struggle with feelings of emptiness and uncertainty, especially in this fast-paced and competitive world. I know I have. I used to feelLanjutkan membaca “Between Adab and Seeking Knowledge”

Self Dialogue (2)

Dear little me,Terima kasih telah bertahan. Terima kasih telah berusaha untuk menerima semua yang terjadi. Terima kasih untuk masih berharap dan berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Terima kasih karena telah menahan semuanya. Semua perhatian dan gejolak dalam dada yang ingin disalurkan tapi tidak disalurkan. Semua emosi dan kata-kata kasar yang hanya melintas dalam pikiran. SemuaLanjutkan membaca “Self Dialogue (2)”

Love and Lose

Ketika menonton K-drama The Forbidden Marriage, seketika terlintas pertanyaan di benakku. Lebih sedikit tidak menyakitkan yang mana, kehilangan seseorang yang dicintai karena dia memilih orang lain atau karena dia meninggal dunia? Aku tau perasaan itu. Kehilangan tidak memilih. Ia sama menyakitkannya untuk semua kehilangan yang didasari cinta. Untuk sekarang, aku lebih memilih kehilangan dia karenaLanjutkan membaca “Love and Lose”

My Dream-World

Katanya mimpi hanyalah bunga tidur. Namun, aku lebih sepakat dengan yang bilang bahwa mimpi adalah representasi alam bawah sadar. Faktanya mimpiku tidak pernah benar-benar berbeda dengan kenyataan. Jika aku pikir-pikir kembali, mimpiku adalah kumpulan dari angan-angan ku, kecemasanku, ketakutanku, juga pengetahuanku. Seperti mimpiku tadi malam dan malam-malam sebelumnya. Aku sedang bersama seseorang. Aku mencintainya danLanjutkan membaca “My Dream-World”

Sincerity and Warmhearted

I’m impressed yesterday. Aku terkesan pada perilaku seseorang. Mungkin itu adalah hal yang biasa dia lakukan, mungkin hal itu merupakan bagian dari dirinya, bahkan mungkin dia tidak sadar saat melakukannya. But, it touched and warmed my heart. Apa yang dia lakukan? Dia mengapresiasi pencapaian kecilku. Dia memuji ketika aku berhasil, tetap tersenyum ketika aku mengacaukanLanjutkan membaca “Sincerity and Warmhearted”

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai