Menggali dan Membangkitkan Potensi Diri

Pada dasarnya setiap manusia adalah juara, sejak proses kelahiran manusia dimana harus berjuang mengalahkan hingga milyaran sel sel yang lain untuk tetap hidup. Proses ini tentu bukan kebetulan, Allah pasti punya alasan mengapa seseorang ini yang akhirnya dipilih untuk tetap hidup dan lahir sebagai manusia. Jadi hal yang paling penting sebelum mengetahui potensi diri adalah menyadari bahwa diri ini seorang pemenang. Dalam QS. AtTin:4 disebutkan bahwa Allah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik baiknya. Artinya memang setiap manusia yang lahir adalah yang terbaik, yang tentu harus melakukan hal yang terbaik juga. Dalam QS. Al-Isra:70 disebutkan bahwa Allah menganugerahkan manusia kelebihan yang sempurna dibanding dengan makhluk lainnya.

Adab Menuntut Ilmu

Allah telah menganugerahkan manusia akal, kebutuhan naluri, dan kebutuhan jasmani. Akal membuat manusia dapat berpikir dan memahami tuntunan syariat akan bagaimana caranya memenuhi kebutuhan naluri dan jasmani manusia. Akal jugalah yang mencari tahu jenis pekerjaan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan namun juga yang diridhoi oleh Allah. Termasuk dalam beribadah, manusia memiliki naluri menyembah Tuhan, maka akal akan mencari Tuhan yang seperti apa yang layak untuk dijadikan sebagai sesembahan. Proses pencarian ini juga bisa didukung dengan maklumat atau informasi yang didapat oleh akal terkait dengan Tuhan seperti apa yang harus disembah. Jika akal telah mendapatkan informasi bahwa tiada Tuhan kecuali Allah dan tidak ada yang layak diibadahi kecuali Allah maka pemenuhan naluri untuk bertuhan akan mendorong kita untuk senantiasa menyembah Allah saja.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai