Memori Lama (1)

Di suatu siang, saat panas sedang mencapai terik teriknya, beberapa anak manusia sedang berkumpul di sebuah bangunan berdinding kokoh. Kelak, siapa sangka dinding yang kokoh itu menjadi saksi rapuhnya hati seorang wanita yang tengah bersandar di salah satu sisinya. Di tempat Ia duduk, Ia dapat melihat dengan jelas 2 wanita sedang bercengkrama, bercanda. Juga di sudut sana seorang lelaki tengah sibuk dengan game di smartphone nya. Awalnya atmosfer kebahagiaan begitu kuat terasa, hingga sesuatu terjadi seolah seperti streaming, tak bisa dicegah.

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai