Yesterday I had a chat with two of my friends. We talked about other people. We also talked about ourselves. Our conversation reached out to something that relates to partners and ideal traits that we would need in the future. For a moment I thought deeply. I realized that the three of us had veryLanjutkan membaca “Friendship Between Three People”
Arsip Penulis:Afifah Zuliansyah
Move to a New House
I just want to tell a story. Yesterday I was assisted by a trucking service to transport my things to a new house. I moved to another house with two of my friends. I’ve never been to this house before. I just trust my friend’s choice.
COVID-19 Disease
I just got lucky. I did experience all mild COVID-19 symptoms. But I was lucky not to have a cytokine storm.
Seller and Buyer’s Point of Views
I met a lot of things. And now I do understand the point of view between those two, seller and buyer.
Limited Visibility
‘Menyenangkan sekali berada disini’ pikirnya.
‘Aku bebas melihat apapun yang ada disana, dan mereka bahkan tidak berpikir bahwa aku menyaksikannya dari sini’
Memori Lama (2)
Di sudut ruangan, di atas dipan, seorang anak manusia duduk termangu. Hatinya gelisah, komat kamit memohon kepada Yang Kuasa. Pandangannya tak lepas dari ponsel di tangannya. Tak terasa sebutir kristal bening jatuh di sudut matanya. Beberapa saat yang lalu ia baik baik saja. Baru kembali dari hangout bersama teman teman. Lalu kabar itu datang, bagaiLanjutkan membaca “Memori Lama (2)”
Janji
Buku ini menceritakan kisah perjalanan Tiga Sekawan yaitu Baso, Hasan, dan Kahar. Mereka merupakan murid Buya di salah satu sekolah agama. Ketiganya berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda namun sama berantakannya. Karena kesamaan inilah mereka menjadi kompak dan sangat dekat. Suatu hari, akibat suatu kenalakan yang dilakukan oleh ketiganya, oleh Buya mereka ditugaskan untuk melakukan perjalanan dan mencari jejak seorang santri yang bernama Bahar.
Longing (1)
Kemarin adalah hari lahirnya. Dia yang terkasih. Yang meskipun tak lagi bersama, tak akan terlupakan. Terima kasih telah lahir dan membawaku ke dunia. Terima kasih telah mengajarkanku banyak hal. Terima kasih atas kebahagiaan masa kecilku. Maaf aku pernah berusaha melupakanmu, tidak senantiasa mengenangmu, merasa baik baik saja ketika tidak mengenal kehidupanmu. Apakah kau bangga padaku?Lanjutkan membaca “Longing (1)”
Confluence (1)
Dalam suatu perkumpulan, kau akan bertemu dengan berbagai macam tipe manusia. Akan ada dia yang dianugerahi dengan karakter dominan yang vokal. Ketika dia berbicara, semua mata tertuju padanya. Ntah karena suaranya yang cukup menggelegar atau karena auranya dipenuhi dengan semangat yang mempengaruhi jiwa sekelilingnya.
Namun juga ada…
Today’s Fidgetiness
I have thought about anything today. I do worry about my future. Then, I read some articles and scroll IG posts. I found that the difference between love and hate is very subtle. Netizens are very easy to judge. Today they admire you, they glorify you, but tomorrow they scorn you.
