Title: Family by Choice
Revised Romanization: Joribshik Gajok
Hangul: 조립식 가족
Director: Kim Seung-Ho
Network: JTBC
Episodes: 16
Release Date: October 9 – November 27 2024
Language: Korean
Country: South Korea
Main Actors: Hwang In-Yeop, Jung Chae-Yeon, Bae Hyun-Sung
Di drama ini, saya terkesan dengan hubungan dinamis antara Kim San-Ha, Yoon Joo-Won, dan Kang Hae-Jun. Sebelum membahas interaksi mereka, saya akan menjelaskan garis besar ceritanya. Drama ini berfokus pada tiga sahabat yang membentuk keluarga pilihan. Meski tidak memiliki ikatan darah, mereka tumbuh bersama, saling mendukung, dan menghadapi trauma serta konflik masing-masing.
Salah satu part yang paling menitikkan air mata adalah perjalanan hidup Kim San-Ha. Ia memiliki hati yang begitu baik dan tulus, bahkan terhadap ibunya yang telah meninggalkannya ketika ia masih kecil. Ibunya yang menyalahkan San-Ha atas kematian adiknya, bertahun-tahun kemudian kembali muncul dan meminta San-Ha untuk pindah ke Seoul dan tinggal bersama keluarga barunya. Ketika kecelakaan menimpa ibunya hingga suami barunya meninggal dan kedua kakinya cedera, San-Ha dengan tulus memilih tinggal di Seoul untuk merawat ibunya dan adik kecilnya. Ketulusan dan kebaikan hati San-Ha membuat saya terenyuh. Tidak semua orang mampu memberi begitu banyak kepada seseorang yang pernah melukainya.
Selain itu, saya sangat terkesan dengan persaudaraan mereka bertiga—San-Ha, Joo-Won, dan Hae-Jun. Mereka tidak selalu akur, sering bertengkar, bahkan kadang saling menyakiti. Tetapi di balik semua itu, mereka selalu bahu-membahu membantu satu sama lain. Meski tidak memiliki keluarga yang utuh dan menghadapi konflik keluarga yang terus membayangi hingga usia dewasa, masa kecil dan remaja mereka dipenuhi dengan persahabatan dan persaudaraan yang erat. Ikatan itu menjadi fondasi kokoh yang membuat mereka mampu melewati berbagai cobaan di masa dewasa.
Satu hal lagi yang menarik perhatian saya adalah perbedaan sudut pandang antara San-Ha dan Hae-Jun tentang ibu mereka. Mereka sama-sama ditinggalkan saat kecil, tetapi penerimaan dan persepsi yang terbentuk dalam diri keduanya sangat berbeda. San-Ha memiliki kepribadian yang kalem, emosi stabil, peka, dan cenderung memendam segalanya sendiri. Sementara Hae-Jun lebih ekspresif, berhati lembut, tetapi kurang peka terhadap keadaan sekitar.
Selain faktor kepribadian, saya pikir cara ibu mereka pergi juga memengaruhi persepsi mereka. Saat meninggalkan Hae-Jun, ibunya berjanji akan kembali, memberi secercah harapan meski terasa samar. Namun saat meninggalkan San-Ha, ibunya pergi dalam keadaan marah, sedih, dan muak terhadap keadaan, meninggalkan luka mendalam yang berbeda bagi San-Ha.
Namun, yang paling menarik untuk dilihat adalah persepsi Yoon Joo-Won. Wanita ini sejak kecil—bahkan mungkin sejak bayi, telah ditinggal mati ibunya dan hanya hidup bersama ayahnya. Namun Joo-Won hidup dalam kasih sayang yang cukup besar. Ayahnya memberikan perhatian penuh dan mengurus Joo-Won dengan baik. Hal ini membuat Ia tumbuh menjadi anak yang ceria, cukup dewasa, dan memiliki kemampuan untuk mencintai serta menerima cinta tanpa rasa takut yang berlebihan.
Drama ini mengingatkan saya bahwa keluarga tidak selalu tentang ikatan darah. Terkadang, keluarga adalah tentang orang-orang yang memilih untuk tetap berada di sisi kita, meskipun mereka tahu sisi buruk kita. Family by Choice mengajarkan bahwa cinta dan pengorbanan dalam keluarga pilihan bisa sama kuatnya dengan keluarga kandung.
Bagi saya, Family by Choice bukan hanya drama, tetapi juga perjalanan emosional yang mengingatkan akan pentingnya ketulusan, persahabatan, dan keluarga. Bagaimana menurut kalian?
