- Title: Hospital Ship (literal title)
- Revised romanization: Byungwonsun
- Hangul: 병원선
- Director: Park Jae-Bum
- Writer: Yoon Sun-Joo
- Network: MBC
- Episodes: 40
- Release Date: August 30 – November 2, 2017
- Runtime: Wednesday & Thursdays 22:00 (35 minutes each / 2 episodes per day)
- Genre: Medical
- Language: Korean
- Country: South Korea
- Main Actor: Ha Ji-Won, Kang Min-Hyuk, Lee Seo-Won
There was a time when I thought I could be alone. I was embarrassed because I was always depressed. But I am not ashamed when he gets me when I lose balance. Sometimes we feel weak several times in life and sometimes we get lost. At the time, please look around. When you feel weak, you will always find someone who supports you. And finally, you can start all over again.
— Song eun-jae
Hospital Ship mengisahkan tentang sekelompok dokter spesialis (juga perawat) yang memberikan perawatan medis kepada penduduk desa-desa terpencil melalui sebuah kapal rumah sakit yang berlayar di sekitar pulau-pulau kecil.
Song Eun Jae adalah seorang ahli bedah yang sangat berbakat. Dahulu, kapal rumah sakit ini hanya digunakan untuk pemeriksaan standar dan pemberian obat. Namun, dengan kehadiran Song Eun Jae di atas kapal, mereka bisa melakukan operasi rumit. Meskipun ia sukses sebagai ahli bedah, hidupnya penuh dengan tantangan, terutama dalam keluarganya. Insiden yang tidak menguntungkan membuatnya bekerja di kapal ini, bukannya di rumah sakit bergengsi, dan pada awalnya, ia kurang berbelas kasih terhadap pasien-pasien lansia yang keras kepala.
Kwak Hyun, seorang dokter yang emosinya berkebalikan dengan Song Eun Jae. Dibesarkan oleh ayah yang dikenal sebagai tokoh kemanusiaan, Kwak Hyun berusaha menjadi sosok yang hangat dan peduli. Ia menyembuhkan pasien, bukan hanya dengan obat-obatan, tetapi juga dengan senyuman. Walau tampaknya alami baginya untuk bekerja di kapal ayahnya, Kwak Hyun juga membawa luka emosional. Meskipun ia tidak bisa menyamai keahlian medis Song Eun Jae, ia jauh lebih baik dalam menjalin hubungan dengan pasien.
Kim Jae Geol memiliki penampilan bak bintang Hallyu dan memiliki garis keturunan medis yang kuat. Ayahnya adalah dokter yang dihormati. Namun, sang ayah selalu lebih menyukai kakaknya yang lebih cerdas, yang membuat Jae Geol tumbuh menjadi seorang yang penyendiri. Sebagai bentuk pemberontakan, Jae Geol memilih untuk mempelajari pengobatan oriental, yang tidak disetujui oleh ayahnya yang lebih menyukai pengobatan barat. Tujuannya bergabung dengan kapal ini adalah untuk melarikan diri dari bayang-bayang ayahnya, tetapi di kapal ini, ia justru harus bekerja di bawah Song Eun Jae yang juga tidak menyukai pengobatan oriental.
Ketiga dokter ini harus mengesampingkan perbedaan karakter mereka yang bertolak belakang demi mengobati pasien-pasien mereka. Seiring berjalannya waktu, mereka belajar bahwa bekerja untuk sesama manusia memiliki cara tersendiri untuk menyatukan orang-orang.
Pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini adalah:
1. Setiap orang memiliki kekuatan dan kelemahan, juga keinginan dan trauma. Jalan hidup setiap orang berbeda. Kita harus pandai menempatkan diri, entah itu sebagai rekan kerja, sahabat, atasan, bawahan, saudara, atau bahkan orang yang kebetulan kita temui. Terkadang, kita perlu mempertimbangkan apakah kita perlu campur tangan, hanya menonton, atau mungkin lebih baik diam.
2. Pandai bersikap adalah kunci. Kapan kita harus percaya diri, kapan kita perlu meminta bantuan. Kapan kita bisa bersikap tegas, dan kapan kita harus bersikap rendah hati. Kapan kita harus membela diri, dan kapan waktunya meminta maaf.
3. Ada saatnya diam itu baik, tapi ada kalanya berbicara lebih diperlukan. Tidak semua orang bisa membaca pikiran kita, dan tidak semua orang mengerti apa yang kita lakukan. Kadang, berbicara adalah cara terbaik untuk menyelesaikan persoalan.
4. Mengingatkan orang lain jika mereka keliru adalah tindakan yang bijak. Bahkan orang yang paling pandai sekalipun kadang butuh seseorang yang menguatkan mereka, agar mereka menyadari bahwa mereka keliru dan tidak seharusnya melanjutkan kesalahan tersebut.
5. Jangan bosan berbuat baik, meskipun kamu merasa itu tidak ada maknanya. Bantuan kecil darimu mungkin akan membawa perubahan besar bagi orang lain.
6. Jangan membalas keburukan dengan keburukan. Percayalah, kebaikan yang tulus hingga akhir akan membawa keajaiban dalam hidupmu.
7. Cintailah mereka yang kamu miliki. Setidaknya, teruslah berbuat baik kepada mereka, meskipun mereka mungkin sering menyakitimu. Setiap manusia punya potensi baik dan buruk. Mereka yang menyakitimu mungkin lebih terluka oleh tindakan mereka sendiri. Itu mungkin karena mereka belum berdamai dengan masa lalu mereka. Tapi kamu berbeda. Diperlakukan buruk bukan berarti kamu harus membalasnya dengan cara yang sama.
8. Jadilah dirimu sendiri dan jangan berusaha menjadi orang lain. Setiap orang pada akhirnya akan bertemu dengan seseorang yang tepat untuknya. Tidak perlu dipaksakan. Terkadang, orang tersebut adalah seseorang yang tidak pernah kamu duga sebelumnya, namun mereka akan dengan tulus menerimamu, berada di sisimu, dan mendukungmu tanpa ada paksaan.
9. Berusahalah untuk peka, meskipun sulit. Hei, tidak ada yang bilang bahwa menjadi peka itu mudah, bukan? Terkadang, orang yang menjauh darimu sebenarnya membutuhkan dukunganmu, namun mereka terlalu malu untuk mengungkapkannya.
Secara keseluruhan, drama ini ringan karena menampilkan kehidupan sehari-hari dengan cara yang menyentuh. Gimana? Tertarik untuk menontonnya?
